10 Alasan Obesitas Mengganggu Kesehatan Seksual

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Seperti yang diketahui jika obesitas atau kegemukan tidak hanya mengganggu kesehatan, namun juga aktivitas dalam bercinta. Dirangkum dari berbagai sumber, berikut ini 10 alasan bahwa kelebihan berat badan bisa mempengaruhi kehidupan seksual seseorang.

  • Menyebabkan disfungsi ereksi

Seseorang yang mengalami obesitas, lebih berpeluang menderita impotensi atau disfungsi ereksi. Pasalnya obesitas dapat menimbulkan kolesterol diabetes, tinggi, hingga hipertesi. Penyakit-penyakit tersebut dapat mencegah aliran darah ke seluruh tubuh, termasuk penis. Kondisi tersebut tentu saja mengakibatkan munculnya disfungsi ereksi.

  • Menyebabkan ketidakseimbangan hormon sehingga libido rendah

Obesitas secara langsung dapat berpengaruh pada ketidakseimbangan hormon, termasuk rendahnya kadar testosteron. Kondisi ini tentu saja dapat menghambat gairah seksual, baik pada pria ataupun wanita.

  • Menyebabkan infertilitas

Obesitas pada wanita dapat mengakibatkan kelainan dalam sel telur, sehingga sulit untuk dibuahi. Sementara itu pada pria, obesitas secara tidak langsung bisa dikaitkan dengan kualitas sperma.

  • Menyebabkan terganggunya aktivitas seksual

Orang yang memiliki berat berlebih khususunya di daerah perut, memiliki kecenderungan untuk terserang sejumlah penyakit yang dapat mempengaruhi aktivitas seksualnya. Hal ini dapat diakibatkan oleh alasan psikologis atau fisiologis, karena obat yang dikonsumsi untuk penyakit ini.

  • Menyebabkan sindrom penis 

Lipatan lemak pada kulit dan perut pada pria obesitas dapat menyebabkan penis terlihat lebih kecil. Kondisi ini disebut sindrom penis kecil, yang tentu saja dapat mengganggu kehidupan seksual.

  • Menyebabkan penyakit menular seksual (PMS)

Orang yang mengalami obesitas memiliki kecenderungan minimnya melakukan hubungan seksual. Hal inilah yang mengakibatkan orang yang obesitas menunjukkan aktivitas seks yang berisiko tinggi.

  • Menyebabkan kesulitan memilih posisi seks

Kegemukan membuat seseorang kesulitan memilih posisi saat berhubungan seksual. Apabila kedua pasangan sama-sama obesitas, maka daerah tengah perut bisa menjadi kendala dalam melakukan penetrasi.

  • Tekanan psikologis dalam bercinta

Tidak dipungkiri jika dalam masyarakat, terkadang orang yang memiliki obesitas masih menjadi bahan lelucon. Hal tersebut dapat menyebabkan orang yang gemuk merasa sulit mencari pasangan. Rasa minder yang muncul bisa berdampak negatif pada psikologis, yang akhirnya mempengaruhi kepercayaan diri ketika bercinta.

  • Depresi karena banyaknya tekanan

Orang gemuk yang kerap diolok-olok di lingkungan pergaulannya, menyebabkan pribadinya menjadi kurang percaya diri. Dari berbagai penelitian juga menunjukkan jika orang gemuk jauh lebih mungkin mengalami depresi serta masalah mental, sehingga mengurangi libido dan menderita disfungsi ereksi.

  • Kurang stamina

Banyak anggapan jika obesitas memiliki keterkaitan dengan gaya hidup yang malas. Pada pria kondisi ini berpengaruh terhadap aktivitas seksual, karena dapat mengurangi lamanya ereksi akbiat kurangnya stamina tubuh. Alhasil dengan menurunkan berat badan, bisa berdampak positif pada kehidupan seks yang meningkat. Tentu saja ini menguntungkan bagi seseorang, sekaligus dapat menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan. (APY)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here