10 Ciri-ciri Perubahan Wanita di Kehamilan Awal

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Kehamilan menjadi momen membahagiakan untuk seluruh wanita didunia. Kehamilan merupakan suatu proses pembuahan dalam rangka melanjutkan keturunan yang terjadi secara alami, menghasilkan janin yang tumbuh di dalam rahim. Banyak wanita tidak menyadari bahwa kehamilannya sudah berjalan. Untuk mengenali perubahan yang terjadi pada kehamilan usia muda, berikut beberapa ciri-ciri perubahannya.

  1. Berhentinya menstruasi atau Amenorea

Penyebabnya karena sel telur berhasil dibuahi oleh sel sperma dan mulai terbentuk bakal janin di dalam rahim wanita. Perlu Anda waspadai berhentinya menstruasi bukan merupakan salah satu tanda Anda sedang hamil. Tetapi tanda tersebut dapat menjadi gejala penyakit kronik tertentu, seperti perubahan faktor lingkungan, malnutrisi, gangguan emosional seperti ketakutan akan kehamilan dan tumor pituitary.

  1. Mual dan muntah di pagi hari atau morning sickness

Yaitu keadaan dimana tubuh dipengaruhi oleh perubahan hormon di tiga bulan pertama (trimester awal) kehamilan. Peningkatan kadar hormon estrogen menyebabkan pencernaan makanan dalam usus berlangsung lebih lambat, hal inilah yang menyebabkan mual di pagi hari. Dapat dikatakan normal jika hanya perasaan mual dan ingin muntah saja. Namun jika terdapat gejala mual dan muntah berlebih hingga timbul demam, merasa lemah, pusing, sulit menelan dan pingsan maka kemungkinan terjadi hiperemesis gravidarum. Kondisi tersebut perlu penanganan lebih lanjut.

  1. Payudara menegang

Pengaruh besar dari hormon esterogen di dua bulan awal kehamilan menyebabkan payudara membesar karena pembentukan kolostrum, sehingga timbul perasaan tegang, nyeri  dan puting susu melebar.

  1. Frekuensi buang air kecil meningkat

Umumnya frekuensi buang air kecil meningkat pada triwulan pertama dan ketiga kehamilan. Penyebab pada tiga bulan pertama kehamilan yaitu karena rahim yang semakin membesar sehingga menekan kandung kemih.

  1. Pigmentasi kulit

Pigmentasi ini terlihat pada kulit dengan tanda warna kulit terlihat lebih gelap. Terjadi akibat pengaruh hormon kortikosteroid plasenta yang merangsang melanofor pada kulit. Umumnya adanya perubahan warna kulit terlihat pada beberapa bagian seperti perubahan pada wajah, puting susu/aerola mammae dan garis perut/Linea nigra. Linea nigra adalah garis hitam di perut saat hamil. Membentang di perut Anda dari pusar sampai tulang kemaluan dan lebar sekitar 0,6-1,3 cm.

  1. Timbulnya flek

Flek darah terjadi pada 10 sampai 14 hari di trimester pertama kehamilan. Biasanya warnanya lebih terang dan terjadi tidak lama, karena sel telur yang sudah dibuahi oleh sperma turun ke rahim dan menempel pada dinding rahim.

  1. Menginginkan sesuatu atau ngidam

Hal ini sangat umum terjadi pada awal kehamilan dan wajar terjadi. Sebagian pakar mengatakan keinginan mengidam makanan pada ibu hamil karena terkait dengan kondisi ibu yang membutuhkan nutrisi.

  1. Susah buang air besar atau Konstipasi

Hormon progesteron menjadi penyebab peristaltic usus/tonus otot menurun sehingga proses pencernaan di dalam usus berjalan lambat.

  1. Cepat lelah

Penurunan kecepatan basal metabolisme/basal metabolism tare-BMR dan peningkatan kinerja tubuh menjadi alasan wanita mudah lelah. Tubuh akan bekerja dua kali lipat dalam memompa hormon, memproduksi lebih banyak darah dan mengedarkan nutrisi untuk ibu dan janin.

  1. Nyeri perut atau kram perut

Pada kehamilan awal nyeri perut ini sangat signifikan dirasakan wanita. Apa alasannya? Sebab timbulnya nyeri/kram perut karena membesarnya rahim membuat ligamentum/jaringan ikat bekerja lebih untuk menyokong rahim. Inilah mengapa otot-otot rahim menjadi teregang. (MLD)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here