3 Penyakit Ibu Hamil yang Dapat Menular ke Janin

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Wanita yang sedang menjalani masa kehamilan, harus menjaga kesehatan tubuh dan janin. Alhasil bagi wanita yang sedang mengandung, dianjurkan untuk selalu memenuhi kebutuhan gizi. Namun sebagian ibu hamil merasa cemas, karena terdapat beberapa penyakit yang dikhawatirkan dapat tertular pada janin.

Penyakit-penyakit yang dianggap bisa menular ke janin antara lain sipilis, hepatitis B, dan AIDS. Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini penjelasan dari penyakit-penyakit tersebut.

Penyakit AIDS

AIDS adalah penyakit yang dapat menyebabkan gangguan pada sistem kekebalan tubuh. Penyakit ini diakibatkan oleh infeksi virus HIV. Wanita hamil yang mengidap AIDS akan menderita kelemahan imunitas, sehingga rentan terserang penyakit.

Penyakit yang bisa muncul seperti syaraf, kanker, atau infeksi pencernaan. Hingga kini dunia kesehatan masih belum dapat menemukan obat yang bisa untuk menyembuhkan AIDS. Dokter hanya bisa memberikan obat yang digunakan untuk memperlambat penyerangan virus tersebut di dalam tubuh.

Penyakit AIDS mempunyai resiko tinggi bagi ibu hamil, karena dapat menular kepada janin. Penularan penyakit AIDS bisa melalui 3 cara yakni sirkulasi darah, infeksi kontak, dan melalui ASI. Kondisi ini tentu saja sangat mengkhawatirkan, sekaligus berdampak buruk pada kehidupan janin.

Penyakit Sipilis

Penyakit yang dapat menular ke janin berikutnya adalah sipilis. Penyakit tersebut bisa muncul akibat berganti-ganti pasangan dalam berhubungan seksual. Wanita hamil yang mengidap sipilis, tentu saja akan berdampak buruk bagi janin di dalam kandungan.

Namun penularan penyakit sipilis pada janin akan berbeda-beda, karena tergantung bakteri yang terdapat di dalam darah sang ibu. Janin yang sudah tertular penyakit sipilis, maka semakin beresiko mengalami infeksi serta gangguan perkembangan janin hingga lahir.

Kemudian janin juga bisa mengalami usia dan berat badan yang kurang, dari bayi normal pada umumnya. Dalam beberapa kasus bahkan dapat mengakibatkan kematian bagi janin di dalam kandungan. Alhasil penularan penyakit sipilis pada janin harus diwaspadi ibu hamil.

Penyakit hepatitis B

Penyakit hepatitis B muncul diakibatkan karena serangan infeksi virus ke organ hati. Gejala awal penyakit ini terbilang ringan seperti demam ringan, mual, nyeri sendi, dan bengkak di perut bagian kanan. Namun kondisi akan semakin berbahaya bila muncul warna kuning di mata dan kulit, ditambah perubahan warna air seni yang menjadi pekat.

Ibu hamil yang didiagnosis mengidap hepapitis B, kemungkinan besar dapat menular pada janin. Penyakit hepatitis dianggap mudah menular ke janin, bahkan memiliki risiko yang jauh lebih besar dari penularan AIDS. Alhasil sangat penting bagi setiap wanita untuk selalu menjaga kesehatan tubuh, sehingga terhindar dari penyakit hepatitis.

Setiap wanita harus rajin melakukan pemeriksaan sebelum menikah atau ketika merencanakan kehamilan, sehingga bisa mengetahui kesehatan tubuhnya. Satu hal yang tidak kalah penting adalah menerapkan gaya hidup sehat, agar terhindar dari segala serangan penyakit. (APY)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY