4 Fase Klimaks atau Kepuasan Bercinta Wanita

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Klimaks adalah kata yang identik dengan kepuasan bercinta. Apakah ini berlaku sama antara pria dan wanita? Pada kenyataannya, respons seksual pada wanita jauh lebih rumit bila dibandingkan pria. Dari sisi wanita, ada empat fase klimaks. Apa sajakah itu?

  • Bergairah

Fase klimaks wanita yang pertama adalah bergairah. Di fase awal ini, rangsangan dan foreplay yang Anda berikan akan menstimulus pembuluh darah di vagina. Dampaknnya, aliran darah ke vagina akan berjalan lebih optimal. Selain itu, stimulus ini juga terbukti dapat meningkatkan ukuran bibir vagina sekaligus merangsang produksi cairan pelumas.

Agar pasangan dapat mencapai fase ini dengan cepat, Anda sebagai suami dianjurkan untuk meningkatkan intensitas cumbuan dan sentuhan -teruatma di area sekitar organ intim dan payudara. Jangan ragu untuk sesekali memberikan sensasi lain, seperti gigitan kecil di pundak atau desahan di dekat telinga istri.

  • Plateau

Setelah melewati fase bergairah, wanita akan mengalami fase plateau atau datar. Setiap rangsangan seksual, mulai dari sentuhan, penglihatan, pendengaran, rasa, bau dan imajinasi mulai terasa lebih peka. Maklumlah, Anda semakin sensitif dalam fase ini. Ciri fisik bisa dilihat dari bercak kemerahan yang terlihat di dada dan punggung.

Kelenjar bartholin juga mulai memproduksi lebih banyak pelumas. Biasanya, fase ini ditandai dengan semakin menonjolnya puting akibat meningkatnya aliran darah ke payudara dan aerola. Selain itu, pada fase ini klitoris juga akan terlihat tertarik ke arah tulang kemaluan.

  • Orgasme

Ini dia fase klimaks wanita yang paling ditunggu-tunggu: orgasme. Orgasme biasanya ditandai dengan tubuh wanita yang mengejang, kontraksi otot-otot vagina serta keluarnya air mani. Bagi Anda para suami, ada baiknya untuk menghentikan sementara penetrasi penis dan membiarkan istri menikmati orgasmenya.

Menariknya, ternyata fase orgasme pada wanita bisa terjadi secara berulang lho! Triknya adalah dengan membangun kembali gairahnya lewat cumbuan dan sentuhan mesra.

  • Resolusi

Terakhir, fase klimaks wanita yang harus Anda ketahui adalah fase resolusi. Pada fase ini, pembengakan pada payudara dan vagina akan berkurang. Selain itu, detak jantung juga akan kembali seperti semula. Nah, bagi Anda para suami yang ingin lanjut menyenangkan istrinya, maka dianjurkan untuk terus memberikan rangsangan agar istri kembali mengalami fase awal.

Itulah empat fase klimaks wanita yang harus diketahui dan dipahami oleh pria. Sebagai pasangan yang baik, Anda para suami harus mengetahui fakta bahwa ada kemungkinan sebesar 50% di mana istri tidak bisa merasakan orgasme. Biasanya, hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, seperti bertambahnya usia, kurangnya rangsangan, menopause, cemas dan depresi hingga trauma akibat pelecehan seksual. (SBA)


Warning: A non-numeric value encountered in /home3/sehatfre/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 1008

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here