4 Manfaat Besar Diet Tinggi Lemak dengan Diet Ketogenik

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Banyak pria dan wanita tidak terbatas usia sedang menjalani proses diet agar mendapatkan berat badan tubuh yang ideal. Dimana terkadang tidak memperhatikan bagus atau tidak untuk kesehatan tubuh. Diet yang salah dan tidak sehat akan lebih memperburuk kesehatan anda. Dari segi kesehatan diet ketogenik dapat menjadi solusi anda dalam menjalani diet sehat.

Tahukah anda mengenai diet ketogenik? Diet ketogenik dikenal sebagai pola diet dengan prinsip makan makanan tinggi lemak, rendah protein dan karbohidrat. Dimana fungsi lemak yang bersumber 80% dari lemak nabati dan hewani diubah tubuh menjadi sumber energi, protein 10-20%, dan karbohidrat 5%.

Prinsip diet ketogenik adalah membatasi konsumsi karbohidrat, sehingga tingkat gula dalam tubuh akan berkurang. Kemudian tubuh akan menghasilkan keton di dalam hati untuk digunakan sebagai energi menggantikan glukosa. Tujuan diet ketogenik ini menjaga tubuh dalam kondisi ketosis (peningkatan kadar keton) dengan tidak melakukan pembatasan kalori.

Dalam berbagai jurnal dan hasil penelitian, ternyata diet ketogenik memiliki manfaat yang cukup besar. Manfaat tersebut antra ain sebagai berikut:

  1. Diet Ketogenik ampuh dalam mengontrol serangan epilepsi pada anak-anak tanpa membutuhkan obat antikonvulsan dalam dosis tinggi. Dalam bulan pertama dimulainya diet, anak-anak masih menggunakan obat antikonvulsan dalam dosis rendah sesuai dengan anjuran dokter. Dan jika tubuh merespon diet ini dengan baik, maka dapat dilanjutkan tanpa mengkonsumsi obat antikonvulsan. Selama diet ini berlangsung, anak-anak harus tetap diberikan multivitamin dan suplemen mineral terutama kalsium.
  2. Menurunkan berat badan pada orang dengan obesitas. Pada penelitian uji klinis, diet rendah karbohidrat efektif untuk menurunkan berat badan. Orang dengan obesitas yang menjalani diet ketogenik mengalami penurunan 26% berat badan dan menurunkan kadar kolesterol total.
  3. Mengurangi resiko penyakit kardiovaskuler. Diet ketogenik dapat membantu menormalkan kadar trigliserida atau lemak darah sebagai penyebab penyakit jantung serta peningkatan secara signifikan kadar lemak baik (HDL) di dalam tubuh. Dalam waktu jangka pendek diet ketogenik dapat membantu menurunkan resiko penyakit jantung dan berkaitan dengan membaiknya profil lipid. Konsumsi makanan dalam diet ketogenik juga harus berasal dari protein dan lemak yang sehat.
  4. Memperbaiki kontrol gula darah pada pasien Diabetes Mellitus tipe 2. Diet ketogenik dapat menjadi solusi diet bagi pasien dengan diabetes mellitus tipe 2. Dengan mengurangi konsumsi karbohidrat dapat menurunkan gula darah dalam jumlah besar, sehingga diet ini baik dilakukan pada penderita diabetes tipe 2.

Diet ini baik dilakukan dalam jangka pendek dengan rentan 3-6 bulan hingga 1 tahun dan tidak dianjurkan dalam jangka panjang. Untuk mencapai target yang lebih cepat, dapat dilakukan intermittent fasting atau dengan tidak makan selama 18 jam sehari, terakhir makan jam 20.00 WIB, tidak sarapan dan makan mulai jam 12.00 WIB. Selama menjalani proses diet ketogenik, dianjurkan untuk rutin dalam melakukan pengecekan gula darah puasa dengan nilai normal < 80 mg/dL, GDS atau gula darah sewaktu < 90 mg/dL dan mengecek kadar keton yang normalnya 1,5-3.

Beberapa hal yang harus diperhatikan bahwa diet Ketogenik ini tidak diperuntukan bagi ibu hamil dan menyusui karena akan menyebabkan ibu dalam kondisi ketosis berat kemudian berkembang menjadi ketoasidosis, anak-anak kecuali dengan penyakit epilepsi, dan orang dengan hipertiroid. (MLD)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here