4 Metode Aman Menidurkan Bayi

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Di bulan-bulan awal kehidupannya, bayi butuh waktu untuk membedakan siang dan malam sehingga waktu tidurnya pun menjadi tidak teratur. Alhasil, orangtua pun harus begadang untuk menemani buah hati tercinta. Setelah usia 4 bulan, bayi umumnya mulai memiliki preferensi alami untuk tidur, namun ia tidak tahu bagaimana caranya untuk tetap tertidur. Seperti kita tahu bahwa bayi seringkali terbangun di malam hari. Menurut para ahli, hal tersebut bukan karena lapar, tetapi karena perubahan fase tidur, yakni dari fase tidur lelap ke fase tidur ringan.

Ketika bayi terbangun atau sulit tidur, kebanyakan ibu menidurkan bayinya dengan menyusui atau memberinya botol susu. Menidurkan bayi sebetulnya bisa dilakukan dengan beberapa metode sesuai dengan kebutuhan agar si kecil mendapatkan tidur yang lelap dan berkualitas. Metode apa sajakah itu?

  1. Ferberizing

Ferberizing adalah metode menidurkan bayi dengan membiarkan bayi menangis hingga tertidur dengan sendirinya. Para orangtua tidak perlu khawatir karena metode ini telah diteliti tidak menimbulkan bahaya emosional atau dampak perilaku jangka panjang pada bayi. Jika ingin menerapkan metode ini, lakukanlah secara bertahap sehingga bayi merasa terbiasa dan nyaman. Pastikan juga keadaan sekitar bayi aman dan orangtua pun harus tetap waspada karena mungkin saja bayi menangis karena ada seseuatu yang membuatnya sakit, seperti terbentuk atau tersedak.

  1. No cry

Metode no cry ini bertujuan agar si kecil selalu dalam jangkauan orangtua. Agar bayi merasa aman ketika tidur, orangtua dapat tidur dekat bayi. Ketika terbangun, orangtua, khususnya ibu, dapat memberikan sentuhan lembut atau ASI agar bayi kembali mengantuk. Saat bayi mulai mengantuk, sebaiknya lepaskan payudara secara perlahan dari mulut bayi agar ia tidak selalu berharap menyusu ketika terbangun lagi.

  1. Self soothing

Pada metode self soothing, orangtua membiarkan bayi tidur sendiri dengan jadwal tidur yang teratur dan orangtua menenangkan bayi secara verbal. Menjelang waktu tidurnya, orangtua bisa membiasakan bayi dimandikan dengan air hangat, diberi ASI, dan lampu kamar redup sebagai penanda bahwa waktu tidur bayi telah tiba. Bila menangis setelah diletakkan di tempat tidur, bayi bisa ditenangkan dengan suara orangtuanya. Orangtua juga bisa memutar musik pengantar tidur.

  1. Long good bye

Dalam penerapan metode long good bye, bayi dibiasakan berbaring di tempat tidur hingga ia mengantuk. Sementara itu, orangtua bisa duduk menunggu dekat tempat tidur. Apabila bayi menangis atau rewel, orangtua bisa menenangkannya dengan cara menepuk-nepuk punggung bayi dengan lembut atau menggendongnya bila tangisan bayi semakin menjadi-jadi. (RFZ)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here