4 Penyakit yang Ditimbulkan Akibat Kekurangan Gizi

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Salah satu akibat yang paling sering terjadi saat seseorang kekurangan gizi adalah tubuh menjadi lebih mudah terserang berbagai macam penyakit. Pasalnya tubuh tidak mempunyai sistem kekebalan yang bagus, sehingga berbagai macam penyakit gampang menyerang. Dirangkum dari berbagai sumber, berikut ini penyakit-penyakit yang bisa timbul akibat kekurangan gizi.

Penyakit Marasmus

Marasmus merupakan penyakit yang diakibatkan karena tubuh kekurangan kalori dan protein. Penyakit tersebut banyak dijumpai pada bayi atau anak-anak, khususnya yang masih berusia di bawah satu tahun. Marasmus dapat mengakibatkan tubuh menjadi kurus, berat badan tidak normal, hingga tidak mampu beraktifitas.

Penyakit marasmus banyak dijumpai di kawasan Afrika dan negara-negara yang masih mengalami kelaparan. Ciri-ciri seseorang yang mengidap penyakit ini antara lain kulit kering, kulit bersisik, kulit menjadi kendur, otot lebih lemah, tidak ada jaringan di bagian pantat, anak-anak rewel dan gampang marah.

Penyakit Kwashiorkor

Kwashiorkor adalah penyakit yang diakibatkan kekurangan gizi pada bayi. Penyakit tersebut sekilas memang mirip marasmus, namun bedanya pada penderita kwashiorkor muncul edema di bagian kaki. Penyakit kwashiorkor pada awalnya dideteksi akibat kekurangan protein. Namun sebenarnya penyakit kwashiorkor juga bisa diakibatkan karena kekurangan mineral dan vitamin.

Penderita penyakit ini lebih rentan terserang berbagai penyakit yang diakibatkan infeksi, meskipun telah memperoleh vaksin tertentu. Beberapa gejala penyakit ini antara lain munculnya edema pada bagian kaki, perut menjadi buncit, terjadi pembesaran organ hati, rambut menjadi lebih tipis, gigi rontok, pigmen kulit berubah, hingga terserang berbagai penyakit kulit.

Penyakit Anemia

Anemia merupakan salah satu jenis penyakit yang diakibatkan kekurangan gizi pada seseorang. Anemia juga bisa diakibatkan karena seseorang kekurangan vitamin B12. Penyakit tersebut dapat mengakibatkan tubuh menjadi lemah, sehingga tidak mampu menjalani berbagai aktivitas.

Anemia tidak hanya menyerang orang dewasa, namun juga anak-anak dan bayi. Anemia terjadi saat sel darah merah tidak mempunyai banyak oksigen, sehingga mengakibatkan jaringan tubuh menjadi lemah. Terdapat berbagai situasi yang bisa mengakibatkan anemia pada bayi, salah satunya karena kelainan sel darah merah.

Beberapa gejala animea yang biasanya muncul antara lain kulit lebih pucat, nafas lebih pendek, dan anak-anak menjadi lebih lemah. Kondisi anemia yang menyerang bayi dan balita, umumnya terjadi ketika bayi berusia lebih dari 6 bulan. Bayi yang terserang anemia disarankan mengkonsumsi makanan yang mengandung zat besi.

Penyakit gondok

Gondok merupakan penyakit yang diakibatkan oleh kekurangan yodium. Gejala gondok memunculkan ciri-ciri yang sangat khas, sehingga mudah dikenali. Tandanya terjadi pembengkakan pada kelenjar tiroid. Pengobatan bagi penderita gondok harus sesuai dengan besar kecilnya pembengkakan yang terjadi.

Apabila gondok muncul berukuran kecil, maka pengobatan bisa dilakukan dengan mengkonsumsi makanan yang memiliki kandungan yodium. Namun jika gondok sudah berukuran besar, maka harus dilakukan tindakan oleh medis. (APY)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY