4 Peran Krusial Plasenta Bagi Kehamilan

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Selain janin yang tumbuh dan berkembang, ada hal baru lainnya yang tumbuh dalam rahim seorang wanita selama kehamilan. Ya, plasenta! Tumbuh dengan melekat pada dinding rahim, adanya masalah pada plasenta bisa memicu pendarahan berat hingga keguguran. Mengapa? Karena plasenta memegang peranan penting untuk mendukung terciptanya kehamilan yang sehat hingga persalinan kelak. Inilah 4 peran krusial plasenta bagi kehamilan!

  1. Memasok nutrisi untuk janin

Peran utama plasenta adalah memasok nutrisi yang memadai untuk janin. Darah ibu akan melewati plasenta kemudian ke tali pusat sebelum sampai ke janin. Darah tersebut mengandung oksigen, glukosa dan berbagai nutrisi lainnya yang penting untuk tumbuh kembang janin. Hebatnya lagi, plasenta juga bekerja seperti ginjal di mana zat-zat limbah dalam darah akan disaring sehingga tidak menjadi toksin yang dapat mengganggu tumbuh kembang janin.

  1. Sebagai “paru-paru”

Peran plasenta berikutnya adalah bertindak sebagai paru-paru. Selama kehamilan, pertukaran oksigen dan karbon dioksida pada janin bergantung pada plasenta karena perkembangan paru-paru bayi baru mencapai tahap sempurna setelah kelahiran. Dalam hal ini, plasenta memungkinkan oksigen dalam darah ibu untuk bergerak ke dalam pembuluh darah janin dan karbon dioksida dalam darah janin bergerak ke dalam sistem darah ibu untuk kemudian dikeluarkan melalui tubuh ibu.

  1. Memberikan perlindungan dari infeksi

Selain sebagai paru-paru bagi janin, plasenta juga berperan sebagai penghalang (barrier). Dalam artian, melindungi janin dari infeksi (walau tidak semua jenis infeksi) dengan mentransfer antibodi dari darah ibu ke sirkulasi janin. Salah satunya antibodi yang disebut gamma globulin. Berkat antibodi tersebut, janin memiliki kekebalan (imunitas) pasif guna terhindar dari ancaman infeksi sejumlah virus atau bakteri, walaupun sistem kekebalan tubuh janin masih dalam tahap perkembangan.

  1. Memproduksi hormon

Plasenta memproduksi sejumlah hormon yang menunjang kesehatan dan kelancaran kehamilan. Diantaranya hormon placental lactogen yang mendukung ketersediaan glukosa dalam aliran darah ibu hamil untuk mencukupi kebutuhan glukosa janin. Selain itu, plasenta juga memproduksi hormon estrogen dan progesteron, yang berperan menghentikan setiap kontraksi di rahim sebelum kelahiran serta mempersiapkan rahim untuk persalinan.

Karena begitu pentingnya peran plasenta ini, kesehatan plasenta harus selalu dijaga agar kehamilan berjalan lancar hingga waktu persalinan tiba. Segera periksakan ke dokter kandungan Anda jika mengalami gejala-gejala yang menandakan masalah pada plasenta, seperti pendarahan vagina, nyeri perut, atau nyeri punggung berat, terutama jika Anda baru-baru ini mengalami kecelakaan berkendara atau trauma pada area perut. (RFZ)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here