6 Gejala Virus HIV pada Wanita

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Virus HIV (Human Immunodeficiency Virus) merupakan virus penyebab penyakit Aids.  Wanita memiliki risiko terkena HIV lebih tinggi melalui hubungan seks vaginal dibanding pria. Deteksi sejak dini gejala penyakit HIV pada wanita sangat penting diketahui untuk bisa memutus mata rantai penularan penyakit tersebut. Sebagaimana yang telah kita ketahui bersama, bahwasannya penyakit HIV ini bisa ditularkan dari ibu melalui bayinya. Penularan penyakit HIV Aids dari ibu kepada bayinya ini bisa dicegah jika sang ibu benar-benar telah diketahui bahwa dirinya memang mengidap virus tersebut, sehingga perkembangan virusnya pun bisa ditekan dengan baik.

Beberapa gejala HIV pada wanita yang umumnya terjadi:

  1. Sakit di bagian bawah perut

Ini merupakan salah satu gejala adanya infeksi pada rahim, indung telur, tuba fallopi, atau radang panggul. Gejala lain yang perlu diperhatikan yaitu keputihan yang tidak seperti biasanya anda alami, demam, sakit ketika berhubungan seks dan sakit di perut kanan atas.

  1. Gangguan pada sistem pencernaan

Gejala penyakit HIV pada wanita ini juga seringkali ditujukkan dengan gangguan di sistem pencernaan. Yang mana gangguan seperti ini biasanya berupa terjadi diare yang akan berlangsung kronis atau pun susah sembuh. Dengan kondisi yang seperti ini maka tubuh sih penderitanya akan beresiko untuk mengalami kekurangan nutrisi berat. Penyakit HIV ini juga bisa ditandai dengan adanya sariawan di banyak tempat dan juga sukar sembuh. Hal yang demikian ini disebabkan oleh menurunnya kekebalan tubuh manusia sebab serangan virus HIV tersebut.

  1. Perubahan siklus menstruasi

Gejala HIV pada wanita lainnya adalah menstruasi tidak teratur atau tidak mengalaminya sama sekali. Dan saat menstruasi, darah yang keluar lebih sedikit atau banyak daripada biasanya. Selain itu, PMS atau nyeri sebelum datang bulan terasa lebih sakit. Kondisi ini terjadi karena virus mempengaruhi kerja hormon tubuh.

  1. Infeksi jamur di area vagina

Gejala ini bisa dialami sebanyak empat kali atau bahkan lebih dalam setahun. Terkadang, kondisi ini menjadi gejala yang pertama dialami oleh wanita yang terinfeksi virus HIV. Gejala infeksi jamur vagina yang perlu Anda periksa antara lain keputihan tebal berwarna putih, sensasi terbakar atau rasa perih di area vagina, sakit ketika berkemih, dan sakit ketika berhubungan seks. Sering kambuhnya infeksi jamur atau infeksi lain pada wanita merupakan tanda bahwa sistem kekebalan tubuh mulai lemah.

  1. Gejala psikologi

Gejala psikologi yang muncul pada wanita seperti depresi, kecemasan, lupa yang berlebihan, demensia, dan disfungsi seksual.

  1. Penyakit radang pinggul

Disebabkan karena bakteri yang berasal dari vagina atau leher rahim yang kemudian bergerak ke tuba falopi, ovarium, dan Rahim dan menyebabkan infeksi. Gejala penyakit radang pelvik yaitu sakit perut bagian bawah, demam, sakit perut bagian atas, keputihan yang tidak normal, pendarahan menstruasi yang tidak normal, dan nyeri saat berhubungan intim. (KKM).

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here