6 Tanda Kekebalan Tubuh Menurun

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Sistem kekebalan tubuh terdiri dari banyak jenis sel yang bekerja sama melindungi tubuh dari infeksi bakteri, parasit, jamur dan virus, serta pertumbuhan sel tumor. Kondisi kekebalan tubuh setiap orang memang tak selalu sama. Tapi, penting untuk diingat bahwa sistem kekebalan tubuh yang baik tidak akan terbentuk dengan sendirinya bila kita tidak menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Sering begadang, makan sembarangan, dan kurang olahraga dapat menurunkan kekebalan tubuh. Tanda-tanda berikut ini mungkin ada pada diri Anda ketika kekebalan tubuh menurun:

  1. Kelelahan

Kelelahan setelah beraktivitas adalah hal yang wajar. Namun, jika Anda mudah lelah setelah melakukan tugas sederhana atau tetap lelah walau sudah beristirahat, hal itu bisa menandakan adanya masalah pada sistem kekebalan tubuh.

  1. Sering sakit

Orang dewasa terkena pilek dua hingga tiga kali tiap musim dan biasanya berlangsung tiga hingga empat hari. Ketika sistem kekebalan tubuh menurun, Anda mungkin terkena pilek lebih sering dengan durasi lebih lama dari biasanya. Sering anyang-anyangan, gusi bengkak, dan diare adalah beberapa contoh lain yang mengindikasikan sistem kekebalan tubuh tidak cukup “kuat” melawan bibit penyakit yang menyerang tubuh.

  1. Penyembuhan luka yang lebih lama

Ketika kulit terluka, tubuh akan mulai melakukan mekanisme perbaikan dengan membawa darah kaya nutrisi ke area luka untuk meregenerasi sel kulit baru. Diperlukan sel-sel kekebalan yang sehat agar proses penyembuhan luka berjalan optimal. Jika sistem kekebalan tubuh sedang lemah, regenerasi sel kulit akan berjalan lambat sehingga luka pun butuh waktu lebih lama untuk sembuh.

  1. Masalah kulit

Sel darah putih (leukosit) bertugas melawan serangan bibit penyakit yang masuk ke dalam tubuh. Sel ini juga bertanggung jawab dalam menjaga keseimbangan hormon yang memengaruhi kondisi kulit. Ketika kekebalan tubuh menurun, sel darah tidak dapat bekerja dengan baik. Akibatnya, jerawat pada wajah menjadi lebih sulit dihilangkan. Penyakit kulit, seperti eksim, juga berpotensi kambuh.

  1. Stres berkepanjangan

Ketika stres tidak bisa dikendalikan, sistem kekebalan tubuh akan terkena imbasnya. Stres berkepanjangan memicu pelepasan hormon stres (kortisol) berlebihan, yang dapat mengganggu keseimbangan hormon lain dalam tubuh. Dampaknya tak hanya membuat Anda mudah tersinggung, tapi seiring waktu semakin melemahkan kekebalan tubuh.

  1. Ketagihan makanan manis

Satu gigitan gula sudah dapat merangsang pelepasan zat kimia otak yang disebut dopamin. Zat ini dapat menyebabkan adiksi (ketagihan). Konsumsi gula berlebihan berdampak buruk pada kekebalan tubuh. Penelitian yang dipublikasikan dalam American Journal of Clinical Nutrition melaporkan bahwa konsumsi 100 gram gula dapat menghambat sel darah putih dalam melawan bakteri hingga 5 jam sesudahnya.

Mengetahui dan mengenali tanda-tanda sistem kekebalan tubuh menurun sangatlah penting. Tanda-tanda tersebut adalah “alarm” yang mengingatkan Anda untuk lebih menjaga kesehatan. (RFZ)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here