6 Tanda Seseorang yang Sering Onani

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Onani atau masturbasi merupakan kegiatan seksual tanpa persetubuhan, yang kerap dilakukan oleh pria ataupun wanita. Onani dan masturbasi menurut sebagian besar ahli medis, dimasukan ke dalam golongan safesex dengan syarat tidak memunculkan masalah kesehatan dan tidak terlalu sering dilakukan.

Kecanduan onani tentu saja memberikan dampak negatif, baik untuk kesehatan ataupun psikologis. Dampak negatif yang bisa muncul mulai dari stamina tubuh yang lemah hingga perasaan tidak puas saat melakukan hubungan seks normal. Lantas apa saja tanda-tanda seseorang yang sering melakukan onani?

Orang tersebut akan menjadikan onani sebagai pelampiasan emosi

Gairah seksual terkadang meningkat saat emosi seseorang sedang tidak stabil. Ketika menghadapi situasi tersebut, salah satu cara penyaluran yang dilakukan adalah dengan onani. Jika seseorang selalu menjadikan onani sebagai pelampiasan emosi, maka ada kemungkinan orang tersebut sudah kecanduan.

Orang tersebut bisa terserang sakit pada area kelamin

Seperti yang diketahui jika aktivitas onani akan melibatkan rangsangan intens, di area kelamin secara terus-menerus. Alhasil terlalu banyak onani akan menimbulkan dampak negatif, yakni bisa mengakibatkan kerusakan pada jaringan yang mengalami rangsangan terus-menerus. Masalah yang bisa muncul yakni timbulnya lecet pada kulit penis, hingga yang paling parah adalah rusaknya pembuluh darah.

Orang tersebut tidak lagi merasa puas dengan hubungan seks yang normal

Bagi sebagian pasangan suami istri, onani dapat menjadi salah satu variasi seks yang dilakukan. Namun jika salah satu pasangan justru lebih menikmati onani/masturbasi sendiri, kemungkinan akan mengganggu hubungan dengan pasangannya. Alhasil aktivitas onani yang terlalu banyak, bisa saja mempengaruhi kenikmatan dalam berhubungan seks secara normal.

Orang tersebut akan merasa kesepian

Efek buruk onani akan membuat seseorang merasa hampa atau kesepian. Alhasil seseorang yang kecanduan onani malas untuk berbagi atau beraktivitas dengan orang lain, sekaligus lebih memilih onani sebagai pelampiasan emosi. Hal itu terjadi akibat efek hormon dopamin yang dikeluarkan ketika sudah mencapai orgasme.

Orang tersebut akan mengalami penurunan rasa percaya diri

Para ahli medis sepakat bahwa tanda yang paling umum dari seseorang yang sering onani adalah terganggunya kondisi psikis. Dampak buruk yang mengikuti antara lain menurunnya rasa percaya diri, sekaligus malu ketika harus berada di lingkungan sosial. Kondisi psikis tersebut biasanya akan dirasakan oleh seseorang yang telah melakukan onani terlalu sering.

Orang tersebut akan selalu terobsesi untuk melakukan onani

Seperti orang-orang yang terobsesi terhadap suatu hal, maka seseorang yang kecanduan akan sulit menghilangkan pikiran untuk tidak melakukan onani. Alhasil setiap ada waktu dan kesempatan atau ketika menyaksikan sesuatu yang sangat menggairahkan, maka pikiran orang tersebut akan selalu mencari cara untuk melakukan onani. (APY)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here