7 Faktor Penyebab Sakit Kepala

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Siapa yang belum pernah sakit kepala? Rasanya setiap orang pernah mengalami sakit kepala setidaknya sekali dalam hidupnya. Sakit kepala sendiri merupakan keluhan kesehatan yang didefinisikan sebagai rasa sakit mana pada bagian mana saja di area kepala atau leher. Nyeri tersebut bisa bermanifestasi sebagai migrain, sakit kepala tegang, maupun sakit kepala cluster. Penyebabnya bervariasi. Berikut adalah beberapa faktor yang dapat memicu sakit kepala:

  1. Stres. Bahan kimia tertentu di otak akan dilepaskan guna memerangi respon flight or fight saat tubuh dalam keadaan stres. Pelepasan bahan kimia tersebut dapat membawa perubahan pada pembuluh dan meningkatkan ketegangan otot, yang pada gilirannya berujung sakit kepala. Begitu pula jika Anda memendam amarah, otot-otot di bagian belakang leher dan kulit kepala dapat menjadi tegang dan menyebabkan sakit kepala.
  2. Postur yang buruk. Postur tubuh yang buruk dapat menyebabkan ketegangan pada punggung bagian atas, leher dan bahu, yang akhirnya dapat memicu sakit kepala.
  3. Cuaca buruk. Jika Anda termasuk orang yang mudah sakit kepala, Anda mungkin lebih sensitif terhadap perubahan cuaca. Menurut para ahli, perubahan tekanan udara yang menyebabkan perubahan cuaca dapat memicu perubahan kimia dan listrik di otak yang mengganggu saraf, dan menyebabkan sakit kepala.
  4. Cahaya terlalu terang. Cahaya lampu yang terlalu terang atau silau dapat memicu serangan migrain. Ini karena hal tersebut dapat meningkatkan kadar bahan kimia tertentu di otak, yang pada gilirannya memicu migrain.
  5. Makanan. Beberapa jenis makanan juga dapat memicu sakit kepala. Konsumsi makanan dingin, seperti es krim, dapat memicu brain freeze yang berujung sakit kepala. Rasa sakit bisa muncul karena kombinasi dari rangsangan langsung pada saraf yang sensitif terhadap suhu dan efek dingin pada pembuluh darah di langit-langit mulut. Selain makanan dingin, keju, minuman soda, dan daging olahan juga termasuk jenis makanan yang bisa memicu sakit kepala.
  6. Seks. Meski terdengar konyol, nyatanya beberapa orang merasakan sakit kepala di tengah sesi bercinta dengan pasangannya. Ini bisa terjadi karena peningkatan tekanan darah ketika Anda semakin bergairah. Seringkali, sakit kepala saat berhubungan seksual terjadi selama foreplay atau sesaat sebelum orgasme, dan dapat berlangsung dalam beberapa menit hingga hitungan jam.
  7. Dehidrasi. Karena kadar air dan elektrolit yang sedikit, dehidrasi dapat mengaktifkan syaraf-syaraf sensitif di kepala. Hal ini membuat pembuluh darah menyempit karena tubuh berusaha mempertahankan kadar cairan yang ada. (RFZ)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here