8 Faktor Yang Mempengaruhi Ukuran Payudara

Umumnya ketika seorang wanita berusia 18-20 tahun, maka ia telah mencapai pertumbuhan payudara yang optimal. Ukuran yang didapatkan pada usia tersebut merupakan ukuran maksimal dari payudaranya. Terkadang ukuran ini bisa berubah saat hamil, menyusui atau mengonsumsi obat estrogen tertentu seperti pil KB.

Normalnya, payudara berukuran cup 34b hingga 34c. Ukuran dan bentuk payudara yang berbeda-beda disebabkan oleh beberapa faktor alami keadaan tubuh kita. Faktor-faktor tersebut adalah:

  1. Genetik

Ukuran dan bentuk ukuran payudara memang tidak sepenuhnya tergantung pada faktor genetik. Namun, genetika merupakan faktor utama dalam menentukan ukuran dan bentuk payudara. Jika ibu Anda memiliki payudara yang besar, Anda juga akan mewarisi bentuk atau ukuran yang tidak jauh berbeda. Faktor keturunan memainkan peranan yang cukup besar dalam menentukan ukuran payudara. Namun, tidak semua anak memiliki ukuran payudara yang sama dengan ibunya, karena faktor lain juga tentunya ikut berpengaruh.

  1. Usia

Usia seseorang juga akan berpengaruh terhadap ukuran dan bentuk payudara. Para remaja yang baru memasuki masa pubertas cenderung  memiliki payudara kecil, tapi akan tumbuh membesar seiring pertambahan usia. Di masa puber, payudara juga mengalami pertumbuhan, jika disertai dengan gizi yang baik dan beberapa faktor lain maka volume payudara akan meningkat lebih cepat. Namun saat usia mulai menua, payudara juga akan mengalami penyusutan karena otot ligamen di sekitar payudara sudah mengalami penurunan fungsi. Payudara merupakan organ yang sangat dinamis dari tubuh manusia, hal ini berarti perubahan terus-menerus dalam ukuran selama hidup orang tersebut. Jika sejak usia muda sudah menggunakan bra yang tepat, payudara akan tumbuh dengan baik.

  1. Hormon

Tubuh wanita cenderung mengalami perubahan dan evolusi. Hal tersebut merupakan dampak dari tingkat hormone. Hormon estrogen sangat berpengaruh terhadap perkembangan payudara seseorang. Selain itu ada juga hormon progesteron, prolaktin dan pertumbuhan yang bekerja saat payudara berkembang di masa puber. Jika hormon tersebut berfungsi dengan baik, kualitas ASI yang dihasilkan nantinya juga akan semakin baik.

  1. Berat badan

Ukuran dan bentuk payudara cenderung mengikuti ukuran dan berat tubuh seseorang. Jika seorang wanita bertubuh gemuk maka payudaranya juga akan gemuk, sedangkan orang yang kurus biasanya payudara juga kecil.

  1. Gizi

Kekurangan nutrisi dapat berujung pada kurangnya asupan lemak yang dapat membantu memperbesar ukuran payudara saat berkembang di masa puber. Payudara seseorang akan berkembang baik dan sehat jika ia banyak mengkonsumsi makanan sehat, terutama sayuran.

  1. Menstruasi

Menjelang menstruasi, ukuran payudara cenderung membesar sampai berakhirnya siklus menstruasi. Biasanya perubahan bentuknya ada di puting, dan payudara terasa kencang, nyeri dan terasa padat.

  1. Kehamilan dan menyusui

Masa kehamilan seorang wanita akan memengaruhi jumlah hormon estrogen pada tubuh dan biasanya tidak hanya menyebabkan pembesaran rahim namun juga payudaranya. Biasanya, perubahan terlihat sangat jelas pada usia kehamilan trimester pertama. Begitu juga dengan masa menyusui, ada peningkatan volume payudara karena tubuh mengubah makanan bergizi menjadi hormon estrogen untuk ASI.

  1. Olahraga

Aktivitas olahraga yang terlalu sering, terutama pada latihan otot dada, terapi  ayurvedic dan yoga akan mengencangkan payudara dan ukuran serta bentuk payudara juga akan ikut berubah.

*pic log.viva.co.id

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here