8 Fungsi Keluarga Bagi Anak Remaja

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Tidak dipungkiri jika masa remaja merupakan masa yang paling indah bagi kehidupan seseorang. Masa remaja bisa dikatakan sebagai masa transisi seseorang, dari anak-anak menuju dewasa. Pada tahapan ini peran keluarga sangat diperlukan, guna memberikan arahan agar remaja tidak terjerumus pada hal-hal negatif.

Di satu sisi masa remaja juga bisa dikatakan sebuah fase yang sangat rawan, karena ketidakstabilan psikologisnya. Hal tersebut membuat remaja, terkadang sering melakukan sesuatu tanpa berfikir terlebih dahulu. Tentu saja orang tua dalam keluarga memiliki peran sentral, untuk memberikan bimbingan kepada anak.

Orang tua sudah selayaknya memberikan perhatian khusus bagi putra-putrinya yang tengah menginjak dewasa. Ayah dan ibu selain menempatkan diri sebagai orangtua, bisa juga berperan sebagai seorang sahabat. Dengan demikian anak jadi tidak sungkan untuk bercerita kepada orangtua, tentang berbagai hal yang dialami.

Orangtua yang kurang memberikan perhatiannya kepada anak yang tengah beranjak dewasa, maka komunikasi dalam keluarga bisa terhambat. Jangan heran jika akhirnya anak lebih mempercayai orang lain, ketimbang kepada orangtuanya. Keluarga yang mempunyai anak berusia remaja, tidak ada salahnya untuk melakukan dua langkah di bawah ini.

Pertama, setiap keluarga perlu melakukan langkah konsolidasi guna melihat apakah perilaku anak yang beranjak remaja tersebut masih normal atau tidak. Perilaku yang tidak normal diantaranya seperti pemurung, suka melamun, melawan orangtua, lebih senang menyendiri atau justru lebih senang bersama teman-temannya ketimbang keluarga.

Kedua, setiap keluarga disarankan untuk membuat semacam peraturan yang kemudian diterapkan dalam keluarga. Menetapkan batas-batas sangat penting, agar remaja memiliki acuan dalam bergaul. Apabila perbuatan remaja telah melampaui batas, maka langkah tegas perlu diambil oleh orangtua.

Orangtua dan keluarga memiliki fungsi yang cukup sentral dalam perkembangan kepribadian remaja. Seorang anak yang berada dalam masa transisi menuju dewasa, harus mendapat perhatian penuh dari keluarga. Dirangkum dari berbagai sumber, berikut ini 8 fungsi keluarga bagi remaja.

  1. Keluarga memiliki fungsi untuk memenuhi segala kebutuhan primer, sekunder, dan tesier yang diperlukan remaja.
  2. Keluarga memiliki fungsi dalam menciptakan ikatan lahir dan batin guna perkembangan fisik serta psikis remaja.
  3. Keluarga memiliki fungsi untuk memberikan bimbingan terkait nilai-nilai normatif kepada remaja.
  4. Keluarga memiliki fungsi untuk memberikan berbagai pengalaman hidup yang normal kepada remaja.
  5. Keluarga memiliki fungsi untuk mengajarkan cara berkomunikasi kepada remaja.
  6. Keluarga memiliki fungsi sebagai sahabat bagi remaja, sehingga tercipta suatu kondisi yang harmonis.
  7. Keluarga memiliki fungsi sebagai penghubung dengan dunia luar remaja, termasuk sekolah. Keluarga disarankan memiliki komunikasi yang baik dengan guru di sekolah, agar mengetahui perkembangan putra-putrinya.
  8. Keluarga memiliki fungsi untuk memberikan nilai-nilai keteladanan. (APY)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY