8 Penyebab Gatal pada Area Miss V

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Gatal di area Miss V tentunya membuat tidak nyaman. Meskipun umumnya tidak berbahaya, terkadang gatal pada Miss V memerlukan pengobatan lebih lanjut. Ini karenanya penyebab gatal itu sendiri bermacam-macam. Berikut adalah beberapa penyebab gatal pada Miss V:

  1. Iritasi. Kebanyakan gatal Miss V disebabkan oleh iritasi bahan kimia. Pada mereka yang berkulit sensitif, produk kimia semacam sabun, deterjen, pelembut pakaian, atau tisu toilet yang mengandung pewangi dapat memicu reaksi alergi yang ditandai ruam gatal di berbagai area tubuh, termasuk pada Miss V dan area sekitarnya.
  2. Infeksi ragi. Infeksi ragi disebabkan oleh pertumbuhan jamur pada organ genital yang tak terkendali. Gejala umumnya adalah gatal, sensasi panas, dan keluar debit kental dari vagina. Infeksi bisa terjadi ketika lingkungan Miss V berubah karena penggunaan antibiotik, hubungan seks, stres, atau menderita diabetes.
  3. Bacterial vaginosis. Bacterial vaginosis (BV) dipicu oleh ketidakseimbangan antara bakteri baik dan bakteri jahat pada Miss V. Selain gatal, Miss V juga biasanya mengeluarkan cairan berbau tak sedap berwarna keabuan dan terkadang berbusa.
  4. Infeksi menular seksual. Sejumlah infeksi menular seksual akibat perilaku seks tidak aman juga dapat menyebabkan Miss V menjadi gatal. Diantaranya herpes genital, gonore, dan klamidia.
  5. Penyakit kulit. Kekambuhan eksim dan psoriasis juga dapat menyebabkan Miss V terasa gatal dan kemerahan. Ruam karena eksim dapat menyebar hingga Miss V. Begitu pula dengan psoriasis, patch kemerahan bersisik yang umumnya memengaruhi kulit kepala dan area persendian terkadang muncul pula di area Miss V dan menimbulkan rasa gatal.
  6. Menopause. Penurunan kadar estrogen yang mengiringi menopause dapat menyebabkan atrofi vagina (penipisan dan pengeringan dinding vagina). Miss V yang kering cenderung mengalami gatal dan ketidaknyamanan lainnya.
  7. Stres. Secara tidak langsung, stres dapat menyebabkan Miss V gatal. Stres dapat menurunkan sistem kekebalan tubuh sehingga membuat Miss V rentan terkena infeksi yang menyebabkan gatal.
  8. Kanker vulva. Meski jarang terjadi, gatal Miss V dapat menjadi gejala kanker vulva, yakni kanker pada bagian luar vagina yang mencakup bibir dalam dan luar vagina, klitoris, dan pembukaan vagina. Kanker vulva umumnya disertai gejala lain, seperti nyeri pada area vulva dan pendarahan abnormal.

Penting untuk segera memeriksakan diri ke dokter jika gatal pada Miss V dirasa parah, mengganggu aktivitas sehari-hari, atau berlangsung lebih dari satu minggu. Terlebih bila Anda juga mengalami gejala lain yang menyertainya, seperti nyeri dan pembengkakan pada area Miss V, adanya benjolan seperti bisul pada vulva, keputihan abnormal, sulit buang air kecil, dan nyeri saat berhubungan intim. (RFZ)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here