9 Makanan Bergizi untuk Nutrisi Otak Anak

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Lima tahun pertama kehidupan anak adalah masa di mana otak anak mengalami perkembangan yang sangat pesat. Pada masa yang sering disebut golden age ini, mulai terjadi pembentukan koneksi antara bermilyar-milyar sel saraf pada otak sehingga otak anak mampu menyerap berbagai informasi dan siap belajar hal baru. Berat otak anak mencapai 95% berat otak orang dewasa ketika berusia enam tahun. Karenanya, perkembangan otak di tahun-tahun pra-sekolah ini perlu didukung nutrisi yang cukup.

Sebagai bagian dari diet gizi seimbang, berikut adalah beberapa sumber makanan dengan kandungan nutrisi yang baik untuk perkembangan otak anak:

  1. Telur. Selain sebagai sumber protein berkualitas tinggi, telur memiliki kandungan kolin. Nutrisi ini penting untuk memproteksi saraf dan mendukung perkembangan otak anak yang normal. Karena kandungan kolin-nya yang tinggi inilah, telur termasuk ke dalam jajaran teratas makanan otak (brain food).
  2. Sayuran hijau. Sayuran hijau, terutama bayam dan kale kaya akan kandungan folat. Nutrisi ini dikaitkan dengan penurunan risiko demensia di kemudian hari. Selain itu, sayuran hijau juga dikemas dengan antioksidan yang membantu sel-sel otak baru bertumbuh dengan baik.
  3. Ikan. Ikan terutama ikan berlemak (seperti salmon, makarel, tuna, dan sarden) kaya akan kandungan asam lemak omega-3. Nutrisi ini di dalam tubuh dipecah menjadi beberapa unit yang lebih mudah diserap, yaitu docosahexaenoic acid (DHA), eicosapentaenoic acid (EPA) dan alphalinolenic acid (ALA). DHA merupakan bentuk omega-3 yang menjadi komponen sebagian besar jaringan otak. Karenanya, tak heran bila omega-3 dikaitkan dengan kecerdasan karena kecukupan nutrisi ini membantu menjaga otak bekerja pada kapasitas optimal.
  4. Daging. Daging sapi dan daging ayam merupakan sumber makanan tinggi protein. Nutrisi ini menyediakan asam amino yang membentuk neurotransmitter pada otak sehingga sangat berperan dalam mengoptimalkan fungsi dan regulasi Selain itu, daging juga mengandung zinc yang dapat melindungi otak dari tekanan oksidatif yang dapat menyebabkan informasi diproses lebih lambat. Kandungan zat besi dalam daging juga membantu memenuhi suplai darah beroksigen yang cukup untuk otak.
  5. Yoghurt. Kandungan probiotik dalam yoghurt dapat meningkatkan mikroba baik dalam usus sehingga baik untuk pencernaan. Kesehatan pencernaan memengaruhi kecerdasan. Ini karena usus dan otak terhubung secara fisik dan biokimia. Otak juga terhubung ke usus melalui mikroba usus. Salah satu cara mikroba usus menjaga kesehatan otak adalah dengan mengendalikan peradangan dan produksi hormon berkat asam lemak rantai pendek, neurotransmitter dan asam amino yang diproduksinya.
  6. Oatmeal. Oatmeal menyediakan glukosa (gula darah) yang merupakan bahan bakar otak agar dapat bekerja dengan baik. Karena memiliki indeks glikemik rendah, oatmeal akan dicerna secara perlahan sehingga akan membuat Anda kenyang dan fokus lebih lama.
  7. Beri. Buah beri, seperti stroberi dan bluberi, memiliki kandungan antioksidan dan vitamin C yang tinggi. Kandungannya ini membantu mencegah kerusakan otak akibat radikal bebas sehingga otak dapat bekerja maksimal dalam melakukan fungsi-fungsinya.
  8. Alpukat. Kaya akan kandungan lemak sehat, alpukat membantu mendorong aliran darah ke otak. Selain itu, kandungan folat di dalamnya juga membantu menjaga daya ingat agar tetap tajam. (RFZ)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY