9 Makanan Penguat Kandungan

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Saat hamil, asupan makanan sehari-hari tentu perlu diperhatikan mengingat nutrisi berkontribusi besar terhadap tumbuh kembang janin yang optimal. Jika kebutuhan nutrisi ibu tidak terpenuhi dengan baik, maka janin pun demikian. Perubahan kehamilan juga membuat daya tahan tubuh ibu menurun sehingga tubuh rentan terkena infeksi. Oleh karenanya, asupan makanan bergizi sangat penting guna meningkatkan daya tahan tubuh ibu hamil dan melindungi janin dari serangan bakteri dan virus yang dapat mengganggu pertumbuhannya.

Berikut adalah beberapa makanan tinggi nutrisi yang baik untuk menguatkan kandungan:

  1. Produk susu. Ibu hamil butuh asupan protein dan kalsium tambahan. Salah satu sumber terbaik dari kedua nutrisi tersebut adalah produk susu. Selain tinggi kandungan protein (kasein dan whey), susu juga tinggi kalsium serta menyumbang asupan fospor, magnesium, zinc dan berbagai vitamin B. Namun, ibu hamil harus menghindari susu murni yang belum dipasteurisasi guna mencegah infeksi bakteri yang bisa membahayakan kehamilan. Produk turunan susu, terutama yoghurt, juga dapat memberi manfaat baik bagi ibu hamil. Kandungan probiotik dalam yoghurt baik untuk kesehatan pencernaan, dan telah diteliti dapat mengurangi risiko preeklampsia, diabetes kehamilan, dan infeksi vagina.
  2. Legume. Legume merupakan bahan makanan yang berasal dari kacang-kacangan, meliputi lentil, kacang polong, kacang garbanzo (chickpea), kedelai, dan kacang tanah. Nutrisi yang terkandung dalam legume antara lain serat, protein, zat besi, folat, dan kalsium. Semua nutrisi tersebut dibutuhkan untuk menguatkan janin yang sedang tumbuh dan berkembang dalam kandungan. Secara khusus, folat telah diteliti dapat mengurangi risiko cacat lahir.
  3. Telur. Selain tinggi protein, telur juga kaya akan kandungan Kolin sangat penting untuk mendukung banyak proses dalam tubuh, terutama perkembangan otak janin. Sejumlah penelitian pun melaporkan bahwa asupan kolin yang rendah selama kehamilan dapat meningkatkan risiko cacat tabung saraf.
  4. Salmon. Salmon kaya akan kandungan asam lemak omega-3. Nutrisi ini sangat penting untuk perkembangan otak dan mata janin. Asupan omega-3 yang mencukupi juga baik untuk menjaga kesehatan mental. Selain itu, salmon juga merupakan sumber alami vitamin D yang diperlukan tubuh untuk memaksimalkan penyerapan kalsium.
  5. Ubi. Ubi sarat akan beta-karoten, di mana tubuh akan mengubanya menjadi vitamin A. Vitamin A merupakan salah satu nutrisi penting untuk mendukung pertumbuhan dan pembelahan sel yang sehat agar janin dapat tumbuh dan berkembang secara normal.
  6. Sayuran hijau. Brokoli dan sayuran hijau lainnya, seperti bayam dan kale, mengandung berbagai nutrisi yang dibutuhkan para ibu hamil. Diantaranya serat, vitamin A, vitamin C, vitamin K, kalsium, zat besi, folat, kalium, dan antioksidan yang baik untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Konsumsi sayuran hijau juga telah dikaitkan dengan penurunan risiko bayi lahir dengan berat badan rendah.
  7. Daging tanpa lemak. Daging merah atau daging ayam tanpa lemak merupakan sumber protein berkualitas tinggi. Selain itu, daging juga kaya akan kandungan nutrisi lainnya, terutama zat besi. Asupan zat besi yang rendah selama awal dan pertengahan kehamilan dapat menyebabkan anemia defisiensi zat besi, yang meningkatkan risiko kelahiran prematur dan berat badan lahir rendah.
  8. Buah beri. Berbagai jenis buah beri dapat dijadikan camilan sehat untuk ibu hamil. Selain rasanya menyegarkan, buah beri memiliki kadar air tinggi dan diperkaya nutrisi lain, seperti vitamin C, serta, dan antioksidan. Semuanya baik untuk menjaga daya tahan tubuh selama kehamilan.
  9. Whole-grain. Whole-grain, seperti oat dan quinoa, memiliki kandungan serat, protein, vitamin B dan magnesium, di mana semua nutrisi tersebut diperlukan oleh ibu hamil dan janin guna mendukung kehamilan yang sehat. (RFZ)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here