Akibat minum susu berlebihan pada Anak

Sebagian besar anak-anak terbukti sangat menyukai susu dan bisa minum lebih dari 3 gelas sehari. Para ahli kesehatan telah menghubungkan kebiasaan minum susu dengan  jumlah feritin di dalam pembuluh darah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minum susu lebih dari 2 gelas sehari ternyata bisa mengurangi jumlah feritin di dalam pembuluh darah. Jumlah feritin ini menunjukkan berapa banyak zat besi yang disimpan oleh tubuh.

Susu mengandung vitamin D dan kalsium  yang tinggi yang baik bagi pertumbuhan anak-anak. Tapi penelitian baru-baru ini menunjukkan bahwa anak yang minum susu berlebihan dapat meningkatkan risiko anemia. Hal ini dikarena susu memiliki kandungan zat besi yang rendah dan menghambat penyerapan zat besi dalam tubuh. Anak-anak yang mengkonsumsi terlalu banyak susu berisiko kekurangan zat besi. Zat besi adalah unsur dasar yang penting untuk menghasilkan darah, dan vitamin tertentu adalah zat yang mendorong penyerapan zat besi. Asupan zat besi yang tidak memadai pada anak dapat mengakibatkan tubuh anak menjadi lemah, mudah mengantuk dan lelah yang mengarah ke anemia kekurangan zat besi.

Bayi yang baru lahir dapat memperoleh jumlah zat besi yang cukup dari ibu melalui proses menyusui. Rasio penyerapan zat besi dalam kandungan air susu ibu dapat mencapai 50%. Namun, setelah genap 6 bulan, bayi perlu penambahan asupan zat besi yang bersumber dari makanan. Saat ini cara utama sebagian besar bayi mencukupi gizinya adalah minum susu. Meskipun susu banyak mengandung nutrisi, namun jumlah kandungan zat besi dalam susu terbilang rendah. Susu yang dijual di pasar atau supermarket dalam 1.000 cc mengandung 0,5-2 mg zat besi, sedangkan bayi yang berusia lebih dari 1 tahun setiap hari harus menyerap kurang.

*pic sidomi.com

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here