Akibat Penggunaan Smartphone

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Sadar atau tidak, setiap hari kita berada di tengah-tengah radiasi elektromagnetik yang dihasilkan oleh peralatan listrik, saluran listrik, kabel di gedung-gedung, ponsel dan teknologi lainnya yang merupakan bagian dari kehidupan modern. Radiasi yang paling umum adalah radiasi dari ponsel karena pemakaian ponsel memang tidak bisa terhitung lagi mengingat betapa pentingnya alat komunikasi ini. Terlebih sekarang ini kehadiran smartphone semakin marak dan di zaman sekarang ini ponsel tidak hanya berguna untuk nelpon dan sms saja, namun memiliki banyak fungsi lainnya.

Menurut WHO, radiasi ponsel dapat menyebabkan kanker. Saat ini ada lebih dari dua miliar pengguna ponsel yang terkena bahaya radiasi elektromagnetik setiap harinya. Gelombang elektromagnetik ini dapat menyebabkan pemanasan pada jaringan tubuh. Jaringan tubuh dipanaskan oleh rotasi dari molekul polar yang disebabkan oleh medan elektromagnetik. Pada saat seseorang sedang menelepon dengan telepon seluler, efek pemanasan ini terjadi pada permukaan kepala dan mengakibatkan kenaikan suhu.

Ada penelitian mengungkapkan bahwa radiasi yang dihasilkan oleh telepon seluler bisa menjadi pemicu tumbuhnya sel kanker di otak. Banyak ahli juga berpendapat bahwa ponsel termasuk dalam kategori benda yang berisiko tinggi terhadap kesehatan. Penelitian WHO menemukan adanya radiasi elektromagnetik pada ponsel dapat memicu kanker otak. Intensitas pemakaian ponsel yang tinggi dapat mengakibatkan peningkatan risiko kanker otak ganas (glioma). Paparan tertinggi radiasi pada ponsel adalah saat digunakan untuk menelepon. Sedangkan ketika digunakan untuk pesan singkat atau SMS atau menelepon menggunakan perangkat hands-free, paparan radiasi menjadi lebih rendah.

Kebiasaan untuk menyimpan ponsel di dalam saku baju juga ternyata memicu adanya paparan radiasi yang memicu tumbuhnya sel-sel kanker di payudara. Hal ini dipicu karena paparam radiasi akan memasuki jaringan-jaringan lemak pada payudara. Oleh karena itu, sebaiknya Anda meletakan ponsel di dalam tas atau dompet sehingga menjauhkan dan meminimalisir pengaruh negatif dari radiasi terhadap kesehatan payudara.

Penggunaan headset bluetooth akan mengurangi paparan radiasi smartphone di area kepala. Meski belum terbukti secara klinis bahwa radiasi smartphone dapat mengakibatkan kanker maupun tumor di bagian kepala, namun para ahli berpendapat bahwa kasus kanker dan tumor di kepala meningkat seiring dengan meningkatnya intensitas pemakaian smartphone. Jika Anda kurang nyaman dengan pemakaian headset untuk waktu yang lama, maka Anda bisa menggunakannya pada waktu awal melakukan panggilan. Karena pada awal melakukan panggilan adalah saat di mana smartphone memancarkan radiasi yang tinggi.

Saat kita dalam perjalanan jauh, smartphone akan terus mencari signal terkuat dari tower yang dilewati sepanjang perjalanan. Hal ini dapat meningkatkan raadiasi yang dikeluarkan oleh smartphone. Begitu juga saat kita berada di daerah yang susah sinyal, smartphone akan bekerja lebih keras untuk mencari sinyal dengan cara memancarkan signal yang lebih kuat yang di mana tingkat radiasi meningkat.

Semakin lama kita memakai smartphone, semakin tinggi pula paparan radiasi yang menerpa tubuh kita. Meskipun belum ada penelitian resmi yang menyebutkan radiasi smartphone dapat menyebabkan penyakit tertentu, namun para ahli kesehatan mencurigai radiasi smartphone dapat menimbulkan dampak negative terhadap kesehatan manusia. Oleh karena itu, kita perlu waspada dan melakukan tindakan antisipasi terhadap dampak buruk radiasi smartphone untuk meminimalisir risiko berbahaya di masa mendatang.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here