Aktif saat Berpuasa Dapat Cegah Osteoporosis

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Untuk menjaga kesehatan tulang, anda dapat menabung kalsium setiap hari, termasuk pada saat menjalani ibadah puasa di bulan ramadhan seperti ini. Apabila tidak, risiko menderita penyakit osteoporosis atau terjadinya pengeroposan tulang akan semakin tinggi.

Sebelum menginjak usia 30 tahun di mana kepadatan massa tulang akan mencapai puncaknya, maka pada saat itu upaya pencegahan terjadinya osteoporosis sangat perlu dilakukan. Pada usia itu, kepadatan tulang mulai berkurang setelah melalui usia tersebut dan semakin cepat terjadi pada wanita setelah menopause. Pasalnya, saat memasuki masa itu, hormon estrogen akan menurun secara signifikan pasca menopause dan sel sel perusak tulang (osteoklas) akan bekerja lebih aktif.

Perlu diketahui, salah satu sumber kalsium terbaik adalah susu. Menurut dokter spesialis gizi klinik dari Fakultas Kedokteran, Universitas Indonesia, peran susu yang berkalsium tinggi amat besar bagi mereka yang memiliki aktifitas tinggi saat berpuasa untuk mencegah terjadinya osteoporis, terutama untuk menjaga stamina tubuh dan kesehatan tulang, termasuk pada bulan puasa seperti ini.

“Kekuatan tubuh manusia biasanya akan menurun saat berpuasa dengan banyaknya aktifitas, karena tubuh tidak mendapatkan asupan nutrisi selama lebih dari 12 jam dalam sehari. Padahal, selama berpuasa, jumlah asupan nutrisi dan kalsium yang diperlukan tubuh sama dengan jumlah saat seseorang tidak berpuasa,” ujar dr Fiastuti.

Menurut Fiastuti mengemukakan bahwa saat puasa dan anda sangat aktif melakukan aktifitas, maka kebutuhan nutrisi dan kalsium harian tetap harus tercukupi secara kualitas dan kuantitas untuk menjaga anda terhindar dari penyakit osteoporosis.

“Anda harus melengkapi kebutuhan tubuh dengan mengonsumsi makanan yang mudah diserap agar tubuh anda tetap memiliki energi yang cukup. Sumber energi dapat anda dapatkan melalui  susu. Dengan Mengkonsumsi susu pada saat berpuasa dapat menjaga rasa kenyang perut anda lebih lama,” kata Fiastuti.

Oleh sebab itu, mengkonsumsi susu sangat disarankan saat sahur dan buka puasa. Karena selain dapat mengenyangkan lebih lama, susu juga dapat diserap secara perlahan oleh tubuh. Penyerapan secara perlahan ini dapat menjaga kadar insulin di dalam darah tak terlalu banyak keluar, sehingga penyerapan gula darah menjadi lambat.

Akhirnya, rasa kenyang akan bertahan lebih lama. Apalagi kandungan kalsium yang terdapat dalam susu sangat banyak dan berguna bagi kesehatan tulang anda selama puasa sehingga dapat mencegah anda terkena osteoporosis. Di sisi lain saat berpuasa, dr Fiastuti menyarankan supaya pengaturan jadwal aktivitas disesuaikan dengan kekuatan anda. Saat berpuasa sebaiknya anda tak melakukan aktivitas fisik secara berlebihan, mengingat risiko dehidrasi atau kekurangan cairan saat berpuasa sangat tinggi, hal ini karena jarak waktu sahur dengan waktu berbuka cukup jauh.

Solusi agar anda tetap dapat beraktifitas dan terhindar dari osteoporosis adalah dengan berjalan kaki mendekati waktu buka puasa, apakah itu sebelum atau sesudah santap buka puasa. Begitu pula saat mengkonsumsi susu, dapat dilakukan pada saat sahur atau berselang sesudah makan malam. (AGT)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here