Alasan Mengapa Suara Laki-laki Berubah saat Pubertas

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Saat memasuki masa pubertas atau masa dari kanak-kanak ke remaja, banyak perubahan yang terjadi pada tubuh serta perilaku remaja, bagi remaja laki-laki salah satu perubahan yang begitu nyata adalah adanya perubahan suara. Nah, berikut ini adalah penjelasan mengenai alasan atau penyebab mengapa suara laki-laki berubah saat pubertas.

Penyebab suara berubah saat pubertas pada anak laki-laki

Masa pubertas laki-laki merupakan suatu tahap perkembangan dari seorang anak menjadi pria dewasa secara fisik. Biasanya, pubertas berlangsung pada usia 10-14 tahun untuk perempuan sedangkan untuk laki-laki terjadi pada usia 12-16 tahun. Ketika menginjak masa pubertas, remaja laki-laki dan perempuan mengalami perubahan fisik yang masing-masing berbeda.

Pada masa pubertas, tubuh laki-laki akan mulai memproduksi banyak hormon testosteron. Hormon inilah yang menyebabkan terjadinya perubahan di beberapa bagian tubuh termasuk suara. Kenapa suara berubah saat pubertas? Jawabannya, dilansir dari beberapa sumber, karena laring laki-laki atau disebut sebagai kotak suara laki-laki tumbuh menjadi lebih besar saat beranjak remaja dan tumbuhnya buah zakar di tenggorokan.

Laring ini terletak di tenggorokan bagian atas trakea atau tenggorokan, yang berbentuk seperti tabung hampa yang memiliki tinggi sekitar 5 cm. Laring bertanggung jawab memproduksi suara. Dalam laring, ada dua otot yang membentang yaitu pita suara. Pada saat Anda bernapas, pita suara secara otomatis akan melemas terhadap dinding laring dan terbuka lebatr untuk memungkinkan udara masuk dan keluar dari paru-paru.

Ketika berbicara pita suara akan berdekatan dan membentang di pangkal tenggorokan. Kemudian, udara dari paru-paru dipaksa keluar antara pita suara, yang menyebabkan adanya getaran lalu menghasilkan nada suara. Nah, Laring aki-laki akan semakin tumbuh besar saat puber, pita suara juga akan tumbuh lebih panjang dan tebal. Termasuk juga tulang wajah akan mulai tumbuh.

Rongga di dalam hidung, sinus dan bagian belakang tenggorokan juga tumbuh lebih besar, akhirnya menciptakan lebih banyak ruang di wajah yang membuat nada suara dari mulut remaja lebih banyak ruang untuk gema. Semua faktor tersebut adalah penyebab kenapa suara remaja laki-laki berubah saat pubertas.

Perubahan suara yang terjadi pada laki-laki saat puber ini bisa dijelaskan dengan membayangkan sebuah suara senar gitar. Ketika senar kecil atau tipis dipetik, getaran yang muncul akan menghasilkan nada tinggi. Sedangkan saat memetik senar tebal, kedengarannya jauh lebih dalam atau menggema ketika bergetar. Itulah gambaran apa yang terjadi pada suara remaja laki-laki saat pubertas.

Sebelum mengalami pertumbuhan atau menginjak remaja (masa pubertas), laring laki-laki relatif kecil dan pita suara masih tipis. Jadi suara anak laki-laki akan terdengar tinggi. Namun, saat tulang rawan dan pita suara tumbuh, suara akan mulai terdengar seperti orang dewasa yang lebih menggema. (AGT)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here