Anak Sakit Kepala Bisa Jadi Gejala Kanker Otak

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Orang tua perlu memperhatikan pertumbuhan dan perkembangan lebih ekstra agar buah hati tumbuh sesuai dengan usianya. Terkadang anak tidak mengatakan apa yang sedang dirasakannya karena anak masih sulit untuk membedakan rasa. Namun Anda dapat lebih memperhatikan dan peduli tentang keadaannya, dengan memeriksakan lebih lanjut setiap tanda dan gejala yang muncul pada anak.

Penyakit kanker merupakan salah satu penyebab kematian utama di seluruh dunia termasuk indonesia. Kanker anak biasanya digunakan pada diagnosis kanker yang terjadi pada anak sampai usia 18 tahun. Menurut data Union for International Cancer Control (UICC) setiap tahun di Indonesia terdapat 11.000 kasus kanker anak dan 650 kasus kanker anak di Jakarta. Berdasarkan sumber, kanker anak berbeda dengan kebanyakan kanker yang menyerang orang dewasa. Beberapa kanker yang sering menyerang anak-anak yaitu leukimia, limfoma dan tumor pada saraf pusat atau tumor otak.

Tumor otak atau kanker otak dibedakan menjadi tumor ganas maupun jinak yang keduanya memberikan akibat yang sama. Dampak yang ditimbulkan yaitu merusak struktur dan fungsi susunan saraf pusat. Para ahli medis belum dapat  menyimpulkan penyebab berkembangnya tumor ganas atau kanker otak, kemungkinan besar penyebabnya adalah faktor genetik.

Pada anak-anak kasus kanker otak semakin sulit untuk dipahami, sebagian besar kanker otak pada anak muncul tanpa tanda dan gejala yang spesifik. tanda dan gejala yang terjadi pada orang dewasa sebagian besar sama dengan yang dialami oleh anak-anak. Beberapa gejala yang perlu anda ketahui.

  • Anak mengalami sakit kepala yang tiba-tiba dan tanpa sebab. Sakit kepala ini dapat meningkat intensitasnya dan biasanya tidak berkurang rasa sakitnya walaupun diberikan obat sakit kepala. Gejala ini cukup umum terjadi pada setiap anak yang mengalami kanker otak namun orang tua harus waspada dan tanggap akan gejala ini. Karena semakin dini dilakukan pemeriksaan kemungkinan anak untuk sembuh dari kanker otak semakin besar.
  • Anak mengalami sakit kepala yang disertai dengan mual dan muntah yang menyembur. Sakit kepala ini akan semakin bertambah jika pada keadaan tertentu, seperti anak mencoba merubah posisi dan pada saat bersin. Sakit kepala ini tidak kunjung sembuh selama berbulan-bulan.
  • Kejang-kejang, tidak semua keadaan kejang dapat disimpulkan bahwa anak mengalami kanker otak. Namun gejala ini juga perlu anda waspadai, karena gejala ini selalu menyertai pasien dengan diagnosis kanker otak. Jika anak mengalami kejang, anda dapat melakukan tindakan meminta bantuan atau segera membawa ke tenaga kesehatan atau pelayanan kesehatan.
  • Terdapat gangguan berbicara pada anak. Anda dapat melihat perubahan diri pada anak jika anak sering diam, berbicara lambat dan tidak merespon saat orangtua mengajak bicara dan tidak bersosialisasi pada sekitar.
  • Keseimbangan anggota gerak tubuh melemah (lumpuh), gejala ini dapat dilihat pada saat anak berjalan terlihat tidak normal, tidak seimbang, sering terjatuh atau tersandung karena fungsinya yang semakin melemah.
  • penglihatan berkurang atau terganggu dan terdapat penurunan kesadaran atau perubahan kepribadian dan perilaku yang terlihat sangat jelas.
  • Penurunan nafsu makan yang disertai dengan penurunan berat badan yang signifikan.
  • Anak lebih cepat mengantuk dan menurunnya daya ingat pada anak. Hal ini dapat terdeteksi dengan hasil belaja, jika anak sering lupa dan tidak dapat mengingat pelajaran atau hal-hal yang umum untuk diingat serta hal ini terjadi secara berulang-ulang maka anda perlu waspadai gejala kanker otak.
  • Pada bayi terdapat pembengkakan ukuran kepala karena pembengkakan otak atau penyumbatan aliran cairan serebrospinal (CSF) di sekitar otak besar.

Jika anda mengetahui tanda dan gejala kanker otak pada anak, jangan panik dan usahakan untuk tetap tenang. Anda dapat menenangkan anak dan membawanya untuk melakukan pengobatan lebih lanjut. Anda dapat segera menemui dokter, kemudian dapat merujuk ke dokter ahli di Pelayanan Kesehatan atau Rumah Sakit. Diagnosis dan pengobatan yang dilakukan secara dini akan mempermudah penanganan pada kanker otak.

Diagnosis Kanker sangat berpengaruh terhadap kondisi psikologis anak yang mengalami kondisi tertekan atau distress. Orang tua sangat berperan penting dalam kesembuhan anak yang menderita kanker. Beberapa dukungan keluarga dan sosial yang diperoleh ternyata berhubungan positif dalam mengurangi depresi yang dialami. Memberikan dukungan dan support secara terus menerus akan menambah semangat dalam menjalani proses pengobatan. (MLD)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here