Apa Bedanya Pemeriksaan IVA dengan Pap Smear?

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Sahabat Pembaca, pernahkah sahabat Pembaca merasakan kebingungan sebenarnya melakukan pemeriksaan apa ketika ingin mendeteksi ada atau tidaknya penyakit kanker serviks? Lalu sebenarnya apa bedanya pemeriksaan IVA dan Pap smear?

Apa Saja Perbedaan Pemeriksaan IVA dan Pap Smear?

Secara umum pemeriksaan IVA dan pap smear tujuannya sama yaitu untuk melakukan penapisan atau skrining pada kelainan pra kanker yang ada di mulut rahim. Perbedaannya hanya di bagian metode dan keakuratan. Pap smear dan IVA sama-sama tidak bisa mendeteksi semua kelainan organ intim wanita tapi hanya kelainan pada mulut rahim atau serviks.

Pap smear dan IVA pemeriksaannya menggunakan alat spekulum atau cocor bebek untuk dimasukkan pada vagina sehingga dapat melihat kondisi mulut rahim atau serviks. Meskipun sudah melakukan Pap smear atau IVA tetap saja membutuhkan pemeriksaan dengan biopsi apabila hasil tes yang sudah dilakukan dapat terdeteksi adanya jaringan tidak normal di dalam mulut rahim atau serviks. Pemeriksaan dengan Pap smear meskipun terbilang lebih murah juga ternyata IVA jauh lebih murah. Jika Pap smear ratusan ribu, IVA hanya ribuan saja.

Ada beberapa perbedaannya sebagai berikut:

  1. Pemeriksaan IVA dapat ditangangi oleh bidan dengan pelatihan IVA, sehingga berkompeten dalam proses pemeriksaannya. Pemeriksaan manual bisa dilakukan sendiri dengan memoles mulut rahim dengan asam cuka apakah ada area putih atau tidak, jika ya, berarti ada kelainan.
  2. Pap smear dilakukan dengan cara mengusap mulut rahim dan leher rahim dengan sikat kecil yang halus.
  3. Kemudian jaringan dicek menggunakan mikroskop sehingga sel epitel mulut rahim bisa dikategorikan normal atau sudah berubah.
  4. Nilai sensitivitas, spesivisitas, dan akurasi pap smear lebih baik hasilnya daripada IVA.
  5. Pap smear dapat mendeteksi sejak dini adanya kanker melalui pengambilan lendir dengan menggunakan kaca dan dicek melalui laboratorium. Biayanya sekitar Rp 100.000 ke atas.
  6. Pemeriksaan IVA juga dilakukan dengan mengambil lendir dan menggunakan media kaca dan dibubuhkan asam asetat. Apabila ada plak putih maka dinyatakan ada kelainan pra kanker. Proses pemeriksaan tersebut membutuhkan 15 menit, dengan biaya Rp 5.000,00 saja. Pada umumnya dilakukan oleh bidan dan petugas puskesmas.
  7. PAP smear merupakan pemeriksaan sitologi (sel) dengan sampel jaringan. Sedangkan IVA memang diberikan kepada siapa saja dengan SDM dan fasilitas kesehatan terbatas. Bedanya kalau IVA tidak ada rekaman dan informasi pasien sehingga tidak dapat dilakukan pemantauan.

Demikian informasi mengenai IVA dan Pap smear, semoga bermanfaat bagi para pembaca wanita. Setiap wanita dewasa terlebih yang sudah aktif melakukan hubungan seksual bisa dilakukan pemeriksaan tersebut sehingga dapat menjaga kesehatan kewanitaan sejak dini. (MLS).

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY