Apa Efek Samping Vasektomi Bagi Kontrasepsi Pria?

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Vasektomi mungkin masih jarang dilakukan pria sebagai salah satu cara kontrasepsi. Hal itu karena beberapa pihak menganggap jika vasektomi memiliki efek samping terhadap kemampuan seksual bagi pria. Lantas apa saja efek samping vasektomi?

Vasektomi merupakan metode kontrasepsi dengan cara memotong saluran yang mengalirkan sperma dari testis ke penis. Dengan metode tersebut, sperma keluar lagi bersama air mani ketika pria mengalami ejakulasi. Di masyarakat vasektomi masih belum banyak dilakukan.

Salah faktor rendahnya minat pria menggunakan langkah ini karena mitos yang berkembang bahwa vasektomi bisa memengaruhi gairah seks. Kenyataannya tidak selamanya anggapan tersebut benar. Pasalnya setelah melakukan vasektomi, pria tetap bisa merasakan kenikmatan orgasme, ereksi hingga ejakulasi.

Tidak dipungkiri jika sesaat setelah vasektomi, ada kasus yang mengalami rasa nyeri di bagian testis. Hanya saja situasi tersebut bersifat sementara. Beberapa hari setelah vasektomi, pria bisa kembali melakukan hubungan seks. Vasektomi juga dipercaya tak memberikan pengaruh pada produksi hormon testosteron pria.

Efektivitas vasektomi sebagai metode kontrasepsi pria

Efektivitas vasektomi sebagai metode kontrasepsi tergolong cukup tinggi, yakni di atas 90 persen. Pasalnya menurut hasil penelitian hanya 0,1-0,4 persen istri yang hamil selama satu tahun pertama, setelah suami melakukan metode vasektomi.

Namun yang perlu diketahui jika vasektomi memang tidak bisa efektif dengan segera, ketika dilakukan. Hal itu dikarenakan air mani pria sesaat setelah vasektomi, masih memiliki kandungan sperma. Alhasil bila ingin menghindari kehamilan, maka pada awal menjalani prosedur vasektomi lebih aman tetap didukung alat kontrasepsi lain.

Untuk mengosongkan sperma di air mani, setidaknya diperlukan sekitar 15 hingga 20 kali ejakulasi. Guna memastikan tak ada lagi sperma yang tersisa, maka perlu dilakukan tes. Dari hasil tes akan benar-benar diketahui, apakah sperma masih terdapat di air mani atau tidak.

Efek samping vasektomi

Kegagalan dalam prosedur vasektomi memang tergolong rendah, yakni sekitar 11 dari 1.000 vasektomi pada 2 tahun pertama. Meskipun tergolong rendah, namun ada beberapa risiko komplikasi yang bisa muncul dari vasektomi. Dirangkum dari berbagai sumber, berikut ini efek samping vasektomi yang mungkin terjadi.

  1. Hematoma merupakan pendarahan yang terjadi di bawah kulit sehingga bisa mengakibatkan pembengkakan serta rasa sakit.
  2. Infeksi ini juga bisa diikuti oleh demam atau kemerahan pada kantong pelir.
  3. Nyeri di testis. Rasa nyeri pada testis tersebut tidak lantas menghilang.
  4. Benjolan pada skrotum (granuloma), yakni sperma yang keluar dari saluran sperma ke dalam jaringan.
  5. Peradangan bisa terjadi pada saluran sperma atau epididimitis kongestif.

Guna menghindari efek samping yang lebih buruk, maka tindakan vasektomi sebagai cara kontrasepsi permanen perlu dipikirkan secara matang oleh masing-masing pasangan. Dianjurkan untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis guna memperoleh tindakan lebih lanjut. (APY)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here