Apa Itu Getah Bening dan Kelenjar Getah Bening?

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Seperti yang diketahui jika kelenjar getah bening di dalam tubuh manusia bisa mengalami pembengkakan. Kondisi tersebut terjadi saat kelenjar getah bening yang mengandung sel darah putih perlahan-lahan mengalami pembesaran. Lantas sebenarnya, dimana letak perbedaan antara getah bening dan kelenjar getah bening?

Sekilas uraian mengenai getah bening

Di dalam tubuh manusia terdapat cairan yang diistilahkan getah bening (limfa). Getah bening adalah cairan pada jaringan tubuh yang tidak dapat diserap oleh darah. Getah bening memiliki susunan seperti plasma darah dan memiliki warna bening kekuningan-kuningan. Lantas apa fungsi getah bening di dalam tubuh?

Getah bening memiliki fungsi melawan kuman dan mengangkut zat-zat makanan di dalam tubuh. Zat makanan yang diangkut berupa vitamin, lemak, serta mineral. Lantas bagaimana mobilitas getah bening yang beredar di dalam tubuh manusia?

Getah bening merupakan peredaran darah terbuka yang berawal dari jaringan tubuh. Berawal dari jaringan tubuh, kemudian getah bening masuk ke dalam pembuluh getah bening halus. Pembuluh getah bening halus selajutnya membentuk rangkaian pembuluh getah bening kecil.

Langkah berikutnya pembuluh getah bening kecil berubah menjadi pembuluh getah bening yang lebih besar. Di satu sisi adanya sel-sel darah putih membuat getah bening mampu melawan kuman yang masuk ke dalam tubuh. Dengan bantuan sel-sel darah putih tersebut, membuat penyebaran kuman penyakit di dalam tubuh bisa diatasi.

Sekilas uraian mengenai kelenjar getah bening

Kelenjar getah bening adalah bagian dari sistem kekebalan tubuh yang ada di bagian sekitar ketiak, bawah rahang, serta pangkal paha. Kelenjar getah bening memiliki peranan dalam menangkal dan melawan virus, bakteri, atau infeksi yang terjadi di dalam tubuh.

Lantas bagaimana pembengkakan kelenjar getah bening di dalam tubuh bisa terjadi? Pembengkakan pada kelenjar getah bening bisa terjadi ketika tubuh bereaksi atau merespon adanya infeksi. Pembangkakan tersebut dapat normal kembali seperti semula, apabila kondisi kesehatan dalam tubuh seseorang juga membaik.

Kelenjar getah bening biasanya menyerang daerah bagian tertentu dari tubuh seseorang. Bagian tubuh yang diserang misalnya saja pada bagian belakang telinga, bagian kepala, atau bagian leher. Faktor yang mempengaruhi antara lain akibat berbagai infeksi pada kulit, pada telinga, pada peradangan amandel, atau pada gigi.

Pembengkakan pada kelenjar getah bening juga dapat disebabkan oleh penyakit campak, lupus, atau rematoid arthritis. Meskipun penyakit-penyakit tersebut bisa menyebabkan pembengkakan pada kelenjar getah bening, namun kasus seperti itu jarang terjadi.

Selain dapat pulih dengan sendirinya, pembengkakan kelenjar getah bening ternyata juga ada yang tergolong mematikan. Pembengkakan yang dikategorikan mematikan tersebut dapat diakibatkan adanya infeksi darah atau penyebaran kanker. (APY)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY