Apa Itu Kolposkopi? Bagaimana Cara Kerja dan Efek Sampingnya?

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Sahabat Pembaca, pernahkah Anda mendengar istilah kolposkopi? Sebenarnya bagaimana cara kerja dan efek sampingnya ya? Artikel berikut akan menjawab setiap pertanyaan Anda mengenai kolposkopi, cara kerja, dan efek sampingnya.

Apa yang Dimaksud dengan Kolposkopi?

Kolposkopi merupakan pengambilan tindakan untuk pemeriksaan sel abnormal di dalam dan sekitar vulva, vagina dan serviks atau leher rahim. Sel abnormal sudah biasa ditemukan diantara saluran atau lubang serviks hingga saluran lahir atau pun rahim.

Sel abnormal perlu secepat mungkin dideteksi, sehingga sangat mudah diobati karena agar tidak memicu terjadinya kanker serviks. Kolpokospi merupakan tindakan yang diambil untuk memeriksa ada atau tidaknya serviks secara rutin dengan menemukan berbagai macam tanda pada kelainan serviks.

Kolposkopi dilakukan untuk pemeriksaan vagina dan serviks saat hasil tes Pap abnormal. Sebagian besar hasil tes Pap abnormal tumbuh karena adanya infeksi virus misalnya human papillomavirus (HPV) infeksi, bakteri, jamur atau pun ragi, dan protozoa (Trichomonas).

Secara alami sudah biasa sel serviks berkembang secara atrofi vaginitis karena sudah menopause. Perubahan sel serviks yang terlanjur berkembang lebih lama dan tidak diobati bisa berlanjut pada perubahan prakanker dan kanker.

Kolposkopi merupakan tes medis pemeriksaan panggul yang dilakukan dengan berbaring di meja pemeriksaan sehingga dokter mudah dalam memasukkan spekulum ke vagina sehingga dapat melihat leher rahim (serviks). Kemudian dokter memakai colposcope untuk melihat serviks.

Bagaimana Cara Kerjanya?

Kolposkopi ialah tindakan rawat jalan oleh ahli kolposkopi. Cara kerja tes kolposkopi ialah sebagai berikut:

  1. Pasien diminta berbaring di kursi yang dilengkapi dengan bantalan lutut.
  2. Kemudian spekulum dimasukkan ke dalam vagina.
  3. Speculum akan terbuka perlahan sehingga ahli kolposkopi bisa melihat serviks dengan cahaya.
  4. Kolposkop memiliki kamera untuk pengambilan gambar dan ditampilkan di layar. Jika ada serviks yang tidak normal maka larutan dapat menandai bagian yang tidak normal.
  5. Biopsi bisa dilakukan untuk menduga adanya sel abnormal. Jika sudah pasti ada sel abnormal, maka langsung dimulai pengobatan
  6. Sebelumnya pasien tidak perlu mempersiapkan apapun. Tentunya tidak perlu puasa dan tidak di bius.
  7. Apabilatapi jika biopsi perlu dilakukan, pasien membutuhkan obat bius lokal atau total, tidak makan selama beberapa jam sebelum biopsi.

Bagaimana Efek Sampingnya?

Beberapa efek samping yang bisa jadi timbul setelah dilakukannya kolposkopi ialah sebagai berikut:

  1. Terjadinya pendarahan.
  2. Menimbulkan adanya infeksi.
  3. Terjadi alergi dengan zat yang dipakai kolposkopi
  4. Terjadi kesensitifan pada obat bius yang dipakai.

Demikian informasi mengenai kolposkopi mengenai cara kerja dan efek sampingnya. Semoga bermanfaat bagi para Pembaca untuk menjaga kesehatan wanita lebih baik. (MLS)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY