Apa Kanker Retinoblastoma dalam Retina Bisa Disembuhkan?

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Kanker tidak hanya menjadi ancaman kesehatan bagi orang dewasa, tapi juga anak-anak. Bahkan, jenis kanker tertentu lebih sering dijumpai di kalangan anak-anak. Salah satunya kanker yang disebut retinoblastoma. Kanker ini merupakan tumor ganas yang berkembang di retina dan bisa memengaruhi satu atau kedua mata. Meski kasusnya jarang terdengar, retinoblastoma merupakan jenis kanker mata paling umum pada anak usia di bawah lima tahun.

Belum diketahui secara pasti mengapa sel-sel di retina bermutasi secara tak terkendali. Sejauh ini, para ahli meyakini bahwa anak-anak dengan retinoblastoma mewarisi mutasi genetik dari orangtuanya. Kabar baiknya, kanker ini masih bisa disembuhkan, terutama bila pengobatan dilakukan ketika kanker masih stadium awal, di mana kanker belum menyebar ke bola mata. Kini, telah tersedia banyak pilihan pengobatan retinoblastoma.

Perawatan laser (fotokoagulasi laser) dan krioterapi seringkali menjadi opsi menghilangkan tumor kecil pada mata. Pada perawatan laser, cahaya laser digunakan untuk untuk menghancurkan pembuluh darah yang memasok oksigen dan nutrisi ke sel kanker guna mematikan tumor tersebut. Sedangkan pada krioterapi, tumor dimatikan dengan penggunaan suhu yang sangat dingin.

Untuk tumor yang berukuran besar, pengobatan biasanya melibatkan satu atau kombinasi metode perawatan berikut ini:

  • Terapi radiasi. Jika ukuran tumor tidak terlalu besar, terapi radiasi di mana sumber radiasi ditempatkan di dalam atau dekat tumor (brakiterapi) mungkin menjadi pilihan. Terkadang, dokter juga merekomendasikan terapi radiasi eksternal jika sel kanker telah mencapai stadium lanjut atau metode lain tidak menunjukkan hasil yang berarti.
  • Kemoterapi. Kemoterapi dapat membantu mengecilkan tumor dan seringkali dikombinasikan dengan pengobatan lain, seperti terapi laser, krioterapi, atau terapi radiasi, untuk menghilangkan sel kanker yang tersisa.
  • Operasi. Ketika ukuran tumor terlalu besar atau tumor tidak memungkinkan untuk diobati dengan metode lainnya, operasi seringkali menjadi opsi terbaik guna mencegah kanker menyebar lebih lanjut ke bagian tubuh lain. Operasi terdiri dari beberapa tahapan yang diawali dengan pengangkatan bola mata, lalu pemasangan implan bola mata, dan beberapa minggu kemudian pemasangan mata tiruan. Operasi ini tak lepas dari risiko komplikasi, seperti pendarahan, infeksi, dan gangguan penglihatan.

Meski perawatan berhasil, sel kanker bisa muncul lagi pada area yang sama atau sekitarnya. Anak yang memiliki retinoblastoma juga menjadi lebih berisiko terkena kanker pada bagian tubuh lainnya. Maka dari itu, pemeriksaan medis berkala adalah suatu keharusan. Penting juga untuk melakukan pemeriksaan mata secara rutin sejak anak lahir sehingga adanya kelainan pada mata dapat dideteksi lebih cepat, terutama bila orangtua memiliki riwayat keluarga retinoblastoma. (RFZ)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here