Apa Pengaruh Jual Ginjal Bagi Kesehatan?

SehatFresh.com – Masalah jual beli  ginjal kembali mencuat setelah terungkap adanya sindikat jual beli ginjal di Jawa Barat, Indonesia. Orang ingin mendonorkan ginjalnya dengan kompensasi uang yang cukup besar atau ingin menjual ginjalnya karena alasan ekonomi.  Sepertinya kok simpel banget ya untuk bisa mendonorkan ginjalnya.

Ginjal adalah salah satu organ yang banyak didonorkan oleh orang hidup, bahkan tak jarang diperjual-belikan meski sebenarnya jual-beli organ adalah perbuatan melanggar hukum. Apa yang terjadi jika salah satu ginjal sudah didonorkan?

Terutama dilihat apakah seseorang yang akan mendonorkan ginjalnya tersebut benar-benar sehat, khususnya kesehatan ginjalnya. Dan selain itu  apakah  ada kecocokan  darah antara  si pendonor dan si penerima ginjal baru.

Donor ginjal memang sangat dibutuhkan oleh orang-orang yang mengalami gangguan pada fungsi kedua ginjalnya. Sementara bagi orang sehat, hidup dengan satu ginjal diyakini tidak akan menyebabkan masalah bagi kesehatan selama ginjal yang tersisa bisa berfungsi dengan baik.

Selama ginjal yang tersisa tidak mengalami kerusakan apapun, maka kualitas hidup orang-orang dengan satu ginjal tidak akan ada bedanya dengan yang lain. Orang tersebut bisa tetap sehat dan menjalani hidupnya secara normal seperti orang kebanyakan.

Yang terpenting saat seseorang hendak memutuskan untuk mendonorkan ginjalnya, maka ia harus melakukan pemeriksaan. Tujuannya antara lain untuk memastikan kondisi ginjal yang tersisa apakah memungkinkan untuk bekerja secara normal sesuai fungsinya.

Memindahkan ginjal pendonor untuk siap dipindahkan ke resipien juga dilakukan secara laparaskopi artinya hanya dengan sayatan kecil saja. Walau demikian  tetap setelah operasi selesai si pendonor  harus mempunyai  gaya hidup sehat terutama untuk kesehatan ginjal.

Sejatinya seorang manusia memiliki 2 ginjal lengkap yang terletak di posterior perut bagian bawah. Terdapat satu disetiap sisi tulang belakang tepat dibawah hati dan limpa. Bagian atas dari masing-masing ginjal disebut dengan kelenjar adrenal.

Hal  kecil yang kadang kala kita abaikan adalah infeksi saluran kencing yang berulang akibat suka menahan kencing dan kurang minum juga dapat mengganggu fungsi ginjal.  Tentu upaya menjaga kesehatan ginjal tidak saja untuk orang dengan 1 ginjal tapi juga untuk orang yang masih mempunyai 2 buah ginjal.

Maka jika kasusnya karena mendonorkan, sebelum mendonorkan ginjalnya harus memastikan pendonor dapat menjaga hidupnya tetap sehat dan tidak memiliki faktor risiko gangguan ginjal seperti diabetes dan hipertensi.

Akan tetapi banyak orang yang sudah menjual ginjalnya mengalami penurunan stamina dan tidak mampu melakukan aktivitas secara normal alias gampang lelah karena fungsi ginjalnya tinggal sebelah.

Belum lagi jika ginjal sudah tidak berfungsi dengan baik, maka si pelaku penjual ginjal harus melakukan cuci darah atau transplantasi ginjal yang mungkin ongkosnya lebih mahal saat ia menerima uang dari hasil jual ginjalnya.

Sumber gambar : www.hellodoctor.co.id

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY