Apa Saja Manfaat dan Resiko Jika Anak yang Masih Bayi Disunat?

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Sunat merupakan operasi pembuangan kulup atau pun kulit penutup ujung penis. Sunat ialah praktik umum yang biasa dilakukan karena faktor agama atau tradisi. Jika dilihat dari segi medis, sunat mempunyai manfaat dan risiko  jika dilakukan kepada bayi yang baru lahir.

Apa Saja Manfaat Sunat Bagi Bayi?

Banyak orangtua yang takut menyunat anaknya saat bayi. Padahal hal ini terdapat beberapa manfaatnya yaitu sebagai berikut:

  • Kebersihan Penis Bayi Tetap Terjaga

Sunat ialah memotong kulup atau kulit ujung penis. Kulup penis pada anak laki-laki seringkali kotor karena sisa urine atau sel-sel mati. Kebersihan penis bisa lebih terjaga karena tidak ada lagi kotoran yang berasal dari sisa penis yang terjebak di kulit penis.

  • Risiko Infeksi Saluran Kencing yang Semakin Berkurang

Kebersihan area kelamin bayi sangat perlu dijaga karena kotoran di dalam kulup penis bayi ialah penyebab infeksi saluran kencing. Bahkan bisa terjangkit penyakit kanker penis jika kotoran itu tetap dibiarkan berada di dalam penis.

  • Menyembuhkan Kelainan Penis Bayi

Ada berbagai jenis kelainan penis bayi. Sunat ialah solusi mengatasi berbagai kelainan bayi yang diakibatkan oleh adanya kotoran kulup penis. Fimosis ialah sebuah kelainan penis yang bisa menutup lubang penis.

  • Mencegah Parafimosis

Parafimosis ialah kelainan pada kulup penis dimana kondisi kulit penis dapat ditarik, tapi tidak bisa kembali ke posisi semula. Kelainan ini tentunya membuat penis semakin terjepit dan membendung aliran darah di area penis sehingga penis membengkak.

Apa Saja Resiko Sunat Bagi Bayi?

  • Orangtua Lebih Ekstra Hati-hati Menjaga Kebersihan Penis Bayi

Organ bayi lebih sensitive dibandingkan dengan organ anak laki-laki yang sudah mulai tumbuh. Perawatan pada sunat bayi harus benar-benar ekstra diperhatikan oleh orangtua.

  • Boros Popok

Tentunya bayi yang baru saja disunat akan lebih boros dengan popok karena memang tidak boleh kotor dalam waktu yang lama.

  • Lebih Susah Saat Dimansikan

Bayi yang baru saja disunat, harus dimansikan dulu dengan spons mandi atau lap air hangat selama dua hari sehingga tidak infeksi dan bayi merasa kesakitan saat setelah disunat. Jangan sering dimansikan terlebih dahulu selama satu minggu.

  • Tidak Sembarangan Bisa Diberi Obat

Berbeda dengan anak yang sudah mulai tumbuh, anak bayi yang sudah disunat tidak boleh sembarangan bisa diberi obat karena memang harus dalam pantauan dokter.

Tanda yang dapat dilihat jika bayi anda kesakitan yaitu menangis, tidak mau tidur, dan tidak mau makan. Pada 24 jam pertama setelah sunat, Anda dapat memberikan obat pereda nyeri berupa acetaminophen. Perhatikan dosis dan petunjuk pemakaian yang disarankan oleh dokter. (MLS)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here