Apa yang Terjadi Jika Pria Kekurangan Hormon Androgen?

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Banyak pria yang ternyata kekurangan hormon androgen dalam tubuhnya sehingga membutuhkan perhatian khusus. Ada beberapa hal yang mungkin terjadi saat pria mengalami kekurangan hormon androgen.

Bagaimana Jika Anak Kekurangan Hormon Androgen?

Jika seorang pria mengalami kekurangan hormone androgen maka biasanya akan mengalami berbagai hal. Penurunan ini biasanya diakibatkan adanya penuaan, infeksi, cedera testis, gagal ginjal, kronis, sirosis hati, sindrom klinefelter dan lain sebagainya. Kondisi stress yang berkepanjangan pada pria dan kebiasaan mengkonsumsi alkohol juga membuat pria juga bisa mengalami kekurangan hormone androgen.

Kadar hormone androgen atau testosterone yang berkurang pada laki-laki akan mengakibatkan beberapa hal yang cukup drastis bagi tubuh yaitu sebagai berikut:

  1. Ketidaksuburan pada pria.
  2. Gairah seksual yang semakin menurun.
  3. Frekuensi ereksi yang semakin berkurang secara spontan.
  4. Rambut di area tubuh semakin berkurang.
  5. Tulang pada pria semakin rapuh dan tidak kuat.
  6. Lemak dalam tubuh semakin menumpuk.
  7. Kekuatan massa otot semakin berkurang.
  8. Adanya rasa sensasi terbakar di area kelamin.
  9. Pria sering mengeluh merasa lelah.
  10. Terjadi pembengkakan di area payudara pria.
  11. Metabolisme tubuh pria tidak normal karena adanya penumpukan kolesterol.
  12. Terjadi perubahan psikologis yang membuat pria sering merasa sedih dan depresi sehingga kualitas tubuh semakin menurun.
  13. Pria mengalami krisis percayadiri sehingga motivasi hidup semakin berkuang.
  14. Motivasi untuk mengingat suatu hal menjadi berkurang. Bahkan memori dan konsentrasi juga semakin berkurang.
  15. Terjadi penuaan dini yang normal.
  16. Terjadinya kebotakan hebat.
  17. Massa otot yang semakin menurun sehingga terjadi osteoporosis.

Kurangnya hormone androgen biasanya diakibatkan oleh adanya efek pengobatan, kondisi tiroid, dan terlalu banyak mengkonsumsi alkohol. Pria yang mengalami kondisi kekurangan hormone androgen biasanya juga mengakibatkan terjadinya kondisi hipogonadisme atau terlalu sedikitnya produksi hormone testosteron. Kadar hormone testosteron pada pria yang tidak normal akan mengakibatkan berbagai macam hal yang tentunya sangat mengganggu kehidupan pria bahkan kehidupan rumah tangga pria.

Penurunan hormone testosterone pada pria akan membuat fungsi seksual pada pria semakin berkurang, libido semakin turun, infertilitas semakin terjadi, dan ereksi akan sangat terganggu. Rendahnya fungsi testosterone juga membuat pria cenderung lebih mudah terkena diabetes. Diabetes terjadi karena hormone testosterone yang berkurang pada pria membuat pria memiliki resistensi terhadap insulin.

Biasanya pria yang mengalami kekurangan androgen juga akan mengalami obesitas dan tidak memiliki tubuh yang ideal. Selain itu juga bisa terjadi sindroma metabolik yang membuat kadar kolesterol tidak normal, tekanan darah tinggi, gula darah yang semakin meningkat, dan obesitas pada pinggang. Kondisi ini lama-lama akan membuat seseorang cenderung mudah terkena serangan jantung dan stroke.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here