Apakah Tidur Siang Baik untuk Kesehatan?

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Belum lama ini, muncul pemberitaan yang mengisahkan makin banyaknya perusahaan di Jepang yang memperbolehkan para pegawainya untuk tidur siang. Wah, enak ya! Kebijakan ini bukan tanpa alasan kuat. Ternyata, tidur siang bermanfaat untuk kesehatan.

Sejumlah penelitian telah membuktikan khasiat tidur siang. Yuk, kita simak beberapa di antaranya:

  • Sebuah penelitian di Australia menemukan, tidur siang 10 menit sudah cukup membantu peserta memulihkan diri dari tidur malam terbatas. Peserta akan merasakan kantuk yang berkurang, fisik yang lebih kuat, dan menunjukkan kinerja kognitif yang membaik selama 155 menit setelah tidur siang.
  • Meskipun tidur siang selama 20 sampai 30 menit memberikan manfaat, tetapi perbaikan kognitif membutuhkan waktu lebih lama. Temuan tersebut berhubungan dengan penelitian yang dilakukan oleh John Groeger, profesor psikologi dari University of Hull di Inggris. Ia mengatakan, “Ketika Anda bangun, Anda melakukan hal-hal sederhana dengan cukup baik. Tetapi, otak Anda membutuhkan satu atau dua jam untuk sepenuhnya kembali online”.
  • Studi yang dianggap paling fenomenal mengenai masalah tidur ini melibatkan 23.681 penduduk usia dewasa di Yunani dan memakan waktu enam tahun, seperti dilansir oleh Associated Press (AP). Studi ini menjelaskan bahwa mereka yang menghabiskan waktu kurang lebih setengah jam untuk tidur siang di kantor, tiga kali dalam seminggu, risiko kematian yang disebabkan oleh timbulnya gejala penyakit jantung berkurang rata-rata 37 persen dibandingkan dengan mereka yang tidak istirahat tidur siang di kantor.
  • Sebuah penelitian tahun 2008 menemukan, tidur siang selama 45 menit bisa membantu meningkatkan daya ingat (memory). Peningkatan ini terjadi dalam fase slow-wave sleep atau tidur gelombang pendek sebagaimana biasa terjadi saat tidur siang.
  • Penelitian oleh NASA hanya mendukung pandangan bahwa tidur siang itu baik. Tidur siang, walaupun hanya dalam 25 menit, mampu meningkatkan fokus dan kewaspadaan hingga 35 persen.
  • Sebuah penelitian tahun 2011 menegaskan, tidur siang membuat penderita insomnia jadi lebih bugar karena total waktu istirahatnya jadi lebih panjang.
  • Sebuah penelitian di Jerman menemukan, ketika sekelompok pilot tidur kurang dari tujuh jam semalam sebelum bertugas, kadar hormon stres kortisolnya meningkat secara signifikan dan bertahan selama dua hari. Namun, ketika berhasil tidur siang sebentar, kadar kortisol berkurang separuhnya.
  • Beberapa penelitian lain juga menunjukkan bahwa tidur siang bisa meningkatkan mood.

Yang menjadi fokus perhatian di sini adalah tanpa tidur siang, Anda beraktivitas hanya pada level setengah optimal. Seandainya Anda tidur siang sebentar saja setiap hari, Anda mungkin akan mendapatkan mood, fokus, energi, dan kesehatan yang jauh lebih baik.

Namun, tidur siang jangan dilakukan terlalu lama karena justru akan berdampak buruk bagi kesehatan. Tidur siang yang ideal adalah berkisar antara 15 hingga 45 menit. (SBA)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here