Apakah Wanita Obesitas Beresiko Terkena Kanker Payudara?

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Obesitas atau kegemukan dapat meningkatkan risiko berbagai macam penyakit bagi wanita. Wanita dengan tubuh gemuk dapat mengalami  penurunan kesuburan sehingga sulit hamil. Wanita obesitas kurang aktif bergerak sehingga berisiko terkena diabetes. Wanita obeitas juga berisiko terkena kanker payudara.

Wanita Obesitas Beresiko Kanker Payudara? Benarkah?

Kanker payudara dapat dideteksi sejak dini dengan memeriksa benjolan di area dada. Apabila terdapat benjolan, maka sebaiknya memeriksakan diri dengan perawatan yang benar.

Kemudian selain Anda bisa meraba bagian dada, Anda juga bisa mengetahui kanker payudara dengan skrining mamografi. Apabila wanita dengan berat badan normal atau kadar lemak rendah, maka proses skrining mamografi bisa berjalan dengan lancar. Metode ini bisa digunakan untuk mendeteksi kanker payudara secara langsung terlihat dengan jelas. wanita dengan kondisi obesitas, akan membut kanker payudara susah dideteksi.

Para wanita yang mengalami kegemukan langsung bisa diketahui apakah memiliki kanker payudara dengan melihat ukuran dari benjolan berupa daging tumbuh yang semakin membesar atau stadiumnya semakin parah.

Apabila sudah berada dalam kondisi tersebut, kanker bisa menyebar ke beberapa organ di area dada sehingga menyebabkan wanita alami gangguan kesehatan kronis.

Obesitas pada wanita dapat meningkatkan risiko terkena kanker payudara setelah menopause dibandingkan dengan wanita dengan berat badan normal. Wanita bisa memiliki risiko kanker payudara secara meningkat dengan berat badan yang lebih besar.  Wanita dengan obesitas, bisa hingga 86 persen paling umum dari kanker payudara yang dapat didiagnosa sebagai kanker tingkat lanjut.

Hubungan antara kelebihan berat badan dengan risiko kanker payudara memang sangat erat hubungannya. Wanita pasca-menopause dengan usia 50 sampai 79 tahun selama rata-rata 13 tahun. Ada sebanyak 3.388 kanker payudara yang terdeteksi pada tahun 2010. Perempuan bisa disesuaikan dengan indeks masa tubuh yang ukurannya berkaitan dengan berat badan dan tinggi badan.

Indeks massa tubuh yang kurang dari 25 tergolong normal, indeks masa tubuh antara 25-30 bisa dianggap kegemukan lebih dari 30 termasuk obesitas. Indeks massa tubuh di atas 35 atau setara di atas 100 kg bisa masuk dalam kelompok obesitas. Sekitar 5 persen wanita setiap kelompok berat didiagnosis dengan kanker payudara invasif selama masa studi.

Risiko kanker payudara meningkat sesuai berat badan dengan indeks massa tubuh 35 ke atas pada wanita, sekitar 56 persen didiagnosa dengan berbagai jenis kanker payudara invasive selama dibandingkan dengan wanita dengan berat badan normal.

Demikian informasi mengeni resio kanker payudara yang sering terjadi pada wanita yang mengalami obesitas. Semoga bermanfaat bagi semu par pembaca setia. (MLS)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here