ASI Eksklusif Penting Untuk Pencegahan Leukemia

SehatFresh.com – Penyakit leukemia merupakan salah satu jenis  kanker darah yang paling banyak diderita oleh anak-anak. Penyebab pasti penyakit leukemia belum diketahui karena sebagian besar anak-anak dengan leukemia tidak memiliki faktor risiko yang diketahui. Namun, para ilmuwan telah mempelajari bagaimana perubahan tertentu dalam DNA dalam sel sumsum tulang yang normal bisa menyebabkannya menjadi sel-sel leukemia. Teori lainnya menyebutkan bahwa faktor imunologi memberi kontribusi yang besar. Terkait hal ini, sejumlah penelitian menujukkan bahwa pemberian ASI ekslusif dapat menurunkan risiko pengembangan leukemia pada anak-anak.

Menurut para peneliti dari University of Haifa, Israel, air susu ibu (ASI) adalah pilihan paling sehat untuk memenuhi kebutuhan nutrisi bayi yang penting untuk membangun sistem imunitas yang kuat. ASI adalah zat hidup yang mengandung antibodi yang diproduksi oleh ibu dan sifat unik lainnya yang mempromosikan flora yang sehat dalam usus bayi dan memengaruhi pembangunan sistem kekebalan tubuh anak.

Dalam studi yang dipimpin oleh Efrat Amitay ini, tim peneliti telah melakukan tinjauan penelitian untuk temuan mereka terhadap 18 penelitian berbeda di seluruh dunia. Dalam hasil penelitiannya yang telah diterbitkan dalam “JAMA Pediatrics”, Efrat Amitay dan rekannya melaporkan ada bukti kuat bahwa menyusui selama enam bulan atau lebih dihubungkan dengan 19 persen penurunan risiko leukemia dibandingkan dengan yang tidak disusui sama sekali atau yang disusui untuk jangka waktu yang lebih pendek.

Para peneliti percaya bahwa bahan kimia yang ditransfer melalui ASI meningkatkan sistem kekebalan tubuh bayi dan bekerja sebagai agen anti-inflamasi yang dapat mengurangi risiko leukimia. Sementara penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengungkap keseluruhan mekanismenya, para peneliti menekankan betapa pentingnya mengedukasi para wanita tentang manfaat kesehatan dari menyusui. Mereka juga mencatat bahwa ada kebutuhan untuk membuat menyusui agar diterima oleh publik secara lebih terbuka dan dapat difasilitasi di lingkungan sosial.

Ini bukan penelitian pertama yang menemukan adanya kaitan positif antara menyusui dan kesehatan. Penelitian sebelumnya telah menghubungkan pemberian ASI dengan IQ yang lebih tinggi, penurunan risiko infeksi telinga, penurunan risiko sudden infant death syndrome (SIDS), dan perlindungan agar tidak menjadi gemuk atau mengembangkan diabetes di kemudian hari.

Begitu luar biasanya manfaat ASI, maka tidak diragukan lagi tentunya bahwa pemberian ASI eksklusif selama enam bulan sangat penting untuk dasar pertahanan bayi dari serangan berbagai penyakit sehingga tumbuh kembangnya dapat berjalan optimal.

Sumber gambar : www.merries.co.id

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY