Asupan Nutrisi Dan Penuhi Gizi Seimbang

SehatFresh.com – Jika seseorang mengalami kekurangan gizi, maka ia akan lebih rentan terkena penyakit dan kurang produktif. Begitu pula sebaiknya, asupan gizi yang melebihi kebutuhan, serta pola makan yang padat energi (kalori) meningkatkan risiko seseorang terkena berbagai penyakit seperti diabetes, tekanan darah tinggi dan penyakit jantung. Oleh karena itu, setiap orang harus mendapat asupana nutrisi dari makanan dengan jenis dan jumlah yang tepat, dalam bentuk gizi seimbang.

Untuk memperoleh gizi seimbang, diperlukan konsumsi dari berbagai kelompok makanan yang berbeda. Agar lebih mudah, kini dapat digunakan panduan piring makan untuk menjadi acuan pemenuhannya :

  • Setengah dari piring makan terdiri dari beragam jenis sayur dan buah-buahan dengan berbagai warna.
  • Seperempat dari piring diisi dengan protein seperti ikan, ayam atau kacang-kacangan. Sebaiknya, batasi konsumsi daging merah ataupun daging olahan seperti sosis atau nugget.
  • Setengah dari piring makan dipenuhi dengan biji-bijian utuh seperti beras, gandum atau pasta.
  • Konsumsi air putih. Batasi susu dan produk turunannya, hanya sekitar 1-2 kali per hari, jus sekitar satu gelas per hari dan hindari minuman dengan kandungan gula tinggi.

Tidak sulit menerapkan panduan piring makan sehari-hari. Meski pada praktiknya, tidak setiap waktu makan kita mengonsumsi seluruh kelompok makanan. Upayakan untuk mengonsumsi minimal tiga kelompok makanan. Kemudian, konsumsi kelompok makanan yang belum terpenuhi pada waktu makan berikutnya. Panduan piring makan untuk memenuhi gizi seimbang dapat diterapkan untuk semua orang, baik yang memiliki berat badan ideal ataupun mengalami kelebihan berat badan. Namun, panduan ini mungkin tidak tepat untuk anak-anak yang berusia di bawah lima tahun, karena kebutuhan nutrisi mereka yang berbeda.

Pola hidup sehat tidak hanya terbatas pada asupan gizi seimbang. Setiap makanan dan minuman mengandung kalori, yang nantinya digunakan sebagai energi saat beraktivitas. Untuk itu, penting untuk menerapkan gaya hidup aktif dan berolahraga secara teratur. Saat tubuh tidak aktif dan konsumsi kalori melebihi dari yang dibutuhkan tubuh, maka akan disimpan sebagai lemak. Hal inilah yang membuat berat badan semakin bertambah. Olahraga juga meningkatkan tingkat kesehatan secara keseluruhan. Oleh karena itu, disarankan untuk bergerak dan berolahraga tingkat moderat sekitar 60 menit per hari. Ingatlah, gaya hidup menjadi penentu kesehatan Anda.

Sumber gambar : pelajaranwinwellness.blogspot.com

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY