Asupan Nutrisi untuk Dihindari Penderita Bronkitis

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Bronkitis merupakan suatu kondisi medis dimana saluran udara dari paru-paru membengkak akibat iritasi oleh stimulus eksternal. Ini juga mungkin merupakan gejala sekunder pilek atau flu yang bisa disebabkan karena infeksi virus. Bronkitis juga dikenal sebagai pilek dada.

Bentuk akut bronkitis biasanya tidaklah serius, dan dapat disembuhkan. Gejala-gejala bronkitis dapat berlangsung sekitar 12-15 hari. Berbeda dengan itu, dalam kasus bronkitis kronis, batuk disertai dahak, dapat bertahan antara tiga bulan sampai dua tahun. Gejala dapat menjadi parah dan tidak dapat disembuhkan, kondisi ini disebut sebagai penyakit paru obstruktif kronik (PPOK).

Jika Anda melihat gejala seperti mengi saat bernapas, batuk mengeluarkan dahak berwarna, sakit tenggorokan, demam ringan, dan kelelahan umum, itu bisa menjadi kasus bronkitis. Apabila telah didiagnosis sebagai bronkitis oleh profesional medis, menghindari makanan tertentu selain dengan obat-obatan dapat membantu Anda lebih cepat sembuh.

Produk makanan yang memicu terbentuknya lendir harus dihindari sepenuhnya. Produk susu, cokelat, pisang, dan semua makanan olahan, gorengan, dan junkfood harus dihindari. Hindari gula yang diproses, alkohol, dan juga merokok.

Produk Susu

Susu dan produknya merupakan salah satu makanan yang paling sehat dan menduduki tempat pertengahan di piramida makanan. Tetapi bila Anda terserang bronkitis, mereka dianggap buruk karena mengandung lemak jenuh. Ketika lemak jenuh dikonsumsi selama sakit bronkitis, dapat meningkatkan produksi dahak dan menyebabkan ketidaknyamanan dalam bernapas.

Jika Anda masih merasa ingin menikmati susu atau produk susu, pilihlah yang non-lemak, rendah lemak, atau versi mengurangi lemak. Susu skim, keju rendah lemak, atau yogurt mungkin pilihan yang lebih baik. Bakteri menguntungkan dalam yogurt juga dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh Anda yang lemah.

Makanan Berminyak

Ayam goreng, keripik kentang, dan snack berkontribusi sama untuk memperburuk kondisi bronkitis. Alasannya adalah, bahwa makanan yang digoreng mengandung oksidan, dan tinggi lemak jenuh. Keduanya tidak baik untuk mengurangi lendir dan dahak, lebih jauh lagi, mereka tidak memberikan nilai gizi.

Karbohidrat

Gula yang diproses buruk untuk bronkitis. Produk seperti minuman manis, minuman berkarbonasi, sereal sarat gula, sirup, permen, coklat, atau kue dan roti yang dipanggang, seperti cake, brownies, muffin harus benar-benar dihindari.

Mereka tidak menawarkan nilai gizi, malahan menekan fungsi kekebalan tubuh serta menyebabkan kenaikan berat badan, yang akhirnya dapat menyebabkan kesulitan lagi dalam bernapas. Meskipun berat badan tidak menjadi kekhawatiran dalam semalam, disarankan pasien bronkitis tetap memeriksa berat badan mereka dan tidak membiarkannya meningkat.

Apel

Apel dapat mengurangi risiko mengalami serangan asma. Manfaat ini berasal dari antioksidan kuat yang terkandung dalam kulit buah (terutama dalam apel merah) dan memberikan antihistamin alami dan efek inflamasi yang dapat membantu mengatasi alergi dan asma.

Makanan pedas yang mengandung vitamin C

Vitamin C yang terkandung dalam cabe pedas bisa baik untuk kesehatan Anda dan asma, juga, karena berfungsi sebagai antioksidan dan juga anti peradangan. Makan makanan pedas untuk kesehatan pernafasan dapat membantu membersihkan lendir yang disebabkan oleh alergi dan asma.

Sumber-sumber lain dari vitamin C meliputi berikut ini :

  • Sayuran hijau gelap
  • Jambu
  • Paprika
  • Brokoli
  • Kembang kol
  • Kiwi
  • Jeruk

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY