Atasi Anemia dengan Buah Durian

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Buah yang satu ini terkenal dengan baunya yang cukup menyengat. Karena aromanya tersebut, sejumlah tempat melarang keberadaannya. Meski begitu, buah ini juga lezat. Tak hanya lezat, buah ini pun berkhasiat melawan anemia. Buah apakah itu?

Buah yang dimaksud di atas adalah durian. Buah durian termasuk buah-buahan yang memiliki sensasi rasa khas. Selain itu, buah dengan kulit keras dan berduri tajam ini bisa dikonsumsi dengan berbagai teknik asupan, baik secara langsung atau diolah berbentuk jus. Uniknya, semua teknik asupan ini tidak mengurangi kenikmatan dan rasa khas dari buah durian.

Buah durian memiliki karakteristik tersendiri dibandingkan dengan buah-buahan lain pada umumnya. Sebab, buah durian mempunyai lebih banyak kelebihan dibandingkan buah yang lain, yaitu buahnya besar, harganya mahal, daging buahnya besar, dan membukanya harus hati hati karena kulit-nya berduri cukup tajam.

Buah durian mengandung banyak senyawa atau nutrisi yang cukup tinggi. Kalau Anda mengonsumsi buah durian, maka tensi darah akan naik dan suhu tubuh meningkat. Oleh sebab itu, ahli medis dan gizi buah menyarankan tidak boleh mengonsumsi buah durian secara berlebihan.

Karena durian mampu mengangkat tensi darah, maka buah ini cocok untuk Anda yang menderita gejala anemia atau kurang darah. Jadi, kalau Anda ingin meningkatkan tekanan darah, konsumsilah durian secara teratur dalam kadar cukup alias tidak berlebihan.

Durian dapat mengatasi anemia karena buah durian kaya akan asam folat dan zat besi. Asam folat merupakan komponen penting dalam produksi sel darah merah. Selain itu, buah durian juga mengandung zat besi serta tembaga—dua komponen penting lainnya dari sel-sel darah merah. Apabila produksi sel-sel darah merah sudah kembali normal, maka gejala anemia bisa berkurang. Gejala anemia yang dimaksud mencakup:

  • Gangguan pencernaan
  • Migrain
  • Kelelahan
  • Kecemasan

Jadi, bila Anda mengalami gejala anemia, jangan buru-buru mengonsumsi obat-obatan kimiawi. Cobalah yang alami, yakni durian, sebagai obatnya.

Di samping itu, buah durian mengandung banyak sekali zat gizi lainnya di antaranya adalah karbohidrat, lemak, protein, serat, kalsium (Ca), fosfor (P), asam folat, magnesium (Mg), potasium/kalium (K),  zinc, mangan (Mn), tembaga (Cu), karoten, vitamin C, thiamin, niacin, dan riboflavin.

Fosfor dan zat besi yang terdapat dalam durian ternyata 10 kali lebih banyak daripada buah pisang. Kandungan gizi tiap 100 gram buah durian adalah 67 gram air, 2,5 gram lemak, 28,3 gram karbohidrat, 1,4 gram serat, 2,5 gram protein, dan menghasilkan energi sebesar kurang lebih 520 kilojoule (kJ).

Namun, durian juga mengandung gula yang cukup banyak serta sifatnya panas. Alhasil, penderita diabetes dan ibu hamil sebaiknya tidak mengonsumsi durian. (SBA)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here