Awas, Bahaya Bercinta di Bak Mandi Air Hangat

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Bosan bercinta di ranjang? Mau mencoba di bak mandi dengan air hangat? Eitt, Bercinta di bak mandi air hangat mungkin memiliki sensasi sendiri. Sayangnya, pilihan lokasi bercinta ini tidak baik untuk kesehatan Anda dan pasangan.

Suasana lain dari biasanya mungkin akan Anda rasakan kala bercinta di bak mandi dengan air hangat. Sensasi buih sabun akan menciptakan suasana ‘panas’ yang berbeda ketika bercinta sambil mandi. Belum lagi bila terdapat shower yang bisa jadi alat yang mendukung aktivitas intim di kamar mandi. Aliran air dari shower ke bagian sensitif pada tubuh bisa menambah keintiman Anda saat bersamanya di bak mandi.

Namun, sebelum Anda mencoba bercinta di bak mandi dengan air hangat, sebaiknya Anda harus berpikir ulang. Hal ini karena ada sejumlah risiko kesehatan yang mungkin terjadi ketika Anda dan pasangan memutuskan untuk bercinta di bak atau kolam air hangat.

  • Ruam

Risiko pertama adalah pseudomonas folliculitis. Ini adalah ruam akibat air hangat. Risiko ini timbul kala Anda dan pasangan menghabiskan terlalu banyak waktu di air setelah bercinta. Ruam ini bisa timbul di sekitar kelamin, dalam bentuk gatal, benjolan merah hingga rasa perih akibat infeksi bakteri di dalam air. Meskipun tidak serius dan dapat hilang setelah beberapa hari, nyeri karena ruam tetap saja mengganggu kenyamanan Anda.

  • Tertular penyakit menular seksual

Air dalam bak mandi atau kolam renang bisa mengandung bahan kimia, seperti klorin. Bahan kimia tersebut tidak akan membantu mensterilkan setiap infeksi yang mungkin saja dibawa oleh pasangan Anda saat bercinta di dalam air. Akibatnya, penyakit menular seksual sangat mudah tertular.

  • Infeksi Saluran Kemih (ISK) atau infeksi jamur

Klorin dan bahan kimia lainnya yang digunakan dalam bak dapat mengganggu tingkat keasaman atau pH Miss V. Selain itu, klorin atau bahan kimia tersebut bisa membunuh bakteri baik lainnya. Keadaan tersebut akan memungkinkan bakteri ‘jahat’ masuk dan menyebabkan berbagai infeksi, misalnya ISK dan jamur.

  • Terasa menyakitkan bagi wanita

Lubrikasi penting saat ingin bercinta. Tapi, air hangat dapat menghambat lubrikasi alami wanita. Akibatnya, sesi bercinta bisa jadi terasa lebih ‘menyakitkan’ bagi wanita ketimbang romantis karena ‘pelumas’ saat penetrasi tidak mencukupi.

  • Kondom tidak akan efektif

Bagi pasangan yang ingin menunda atau mencegah kehamilan dan mengenakan kondom, bercinta di bak air hangat bukanlah pilihan tepat. Pertama, air dapat dengan mudah membuat kondom terlepas atau bergeser sehingga sama sekali menjadi tidak efektif. Kedua, bila air hangat mengandung klorin, maka dapat membuat efektivitas kondom dalam menahan sperma menjadi berkurang efektif. (SBA)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here