Awas, Jamur Juga Bisa Ada di Selangkangan Lho!

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Pada anggota tubuh mana yang Anda ketahui menjadi tempat tumbuhnya jamur? Kaki, tangan, atau leher? Bisa jadi itu adalah beberapa area jamur bersarang. Namun, jamur bisa juga ada di selangkangan, lho!

Sejatinya, jamur bisa menginfeksi kulit mana saja, terutama bagian-bagian tubuh yang lembab. Salah satunya adalah daerah selangkangan atau lipatan paha.

Infeksi jamur di selangkangan disebut dengan tinea cruris. Infeksi ini disebabkan oleh jamur tipe dermatofita yang juga umum menginfeksi bagian kulit lainnya.

Infeksi jamur kulit umumnya menyebabkan rasa gatal. Begitu pula jamur di selangkangan. Gejala utamanya adalah gatal-gatal, terutama ketika berkeringat. Tapi, tidak semua gatal di selangkangan disebabkan oleh jamur.

Umumnya, tinea cruris memiliki gejala yang diawali dengan kulit berwarna merah yang menyebar dari lipatan pangkal paha hingga paha bagian atas yang berbentuk setengah lingkaran. Pangkal paha akan terasa sedikit gatal pada tahap awal infeksi. Jika tidak segera ditangani, kondisi akan memburuk dan menimbulkan rasa gatal yang tidak tertahankan. Ruam tersebut bisa menimbulkan garis tepi yang kecil dan terasa gatal atau terbakar serta akan membuat kulit yang terinfeksi menjadi bersisik atau terkelupas.

Gejala-gejala lainnya adalah:

  • Area yang terinfeksi terasa panas seperti terbakar
  • Kulit mengelupas bahkan sampai terasa pedih akibat digaruk
  • Kulit berubah warna menjadi lebih cokelat kemerahan
  • Bila semakin memburuk, dapat menimbulkan bau yang kurang sedap

Tinea cruris disebabkan oleh sejenis fungi yang secara alami memang hidup pada kulit dan dalam kondisi normal tidak menyebabkan masalah apapun. Namun, bila seseorang tetap mengenakan pakaian berkeringat atau basah setelah berolah raga, maka dalam jangka waktu tertentu hal ini akan memudahkan jamur untuk berkembang biak dengan cepat. Jamur menjadi tumbuh subur dan menginfeksi kulit.

Jamur di selangkangan paling sering terjadi pada laki-laki dan remaja laki-laki. Hal ini besar kemungkinan karena kelompok ini sering beraktivitas dan berkeringat. Selain itu, orang yang memiliki berat badan berlebih lebih mungkin mengalami infeksi jamur karena lipatan kulit yang lebih rapat dan lebih lembab serta rentan terhadap berkeringat.

Jamur pada selangkangan bersifat menular. Penyebarannya bisa dari pemakaian handuk atau pakaian yang terkontaminasi atau melalui kontak langsung dengan penderita. Selain itu, tinea cruris juga sering disebabkan oleh fungi penyebab tinea pedis atau kutu air karena infeksi bisa menyebar dari kaki ke pangkal paha.

Penyakit jamur di selangkangan umumnya tidak berbahaya. Tetapi, jamur tersebut dapat berkembang biak dengan cepat dan menyebabkan infeksi serta ketidaknyamanan terutama pada kulit yang hangat dan lembab. Itulah sebabnya jamur kulit lebih sering berkembang di kulit sekitar selangkangan, paha bagian dalam, dan bokong. (SBA)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here