Awas! Penis Juga Bisa Terserang Kanker

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Kanker bisa menyerang anggota tubuh manusia mana saja. Salah satunya pada organ vital pria atau penis. Kanker penis merupakan suatu tumor ganas genital yang jarang dijumpai. Tetapi, dalam beberapa tahun ini tingkat kejadiannya semakin meningkat.

Penis adalah organ seksual pria yang terdiri atas kulit, jaringan, otot, dan pembuluh darah. Di dalam penis juga terdapat saluran kemih, yang berbentuk tabung yang mengalir dari kandung kemih sampai ke ujung penis. Saluran kemih tidak hanya berfungsi sebagai tempat mengalirnya air seni, tetapi juga air mani. Hal ini membuat penis menjadi bagian sistem kemih dan juga sistem reproduksi.

Penis terdiri atas batang penis, yang merupakan bagian utamanya dan kepala penis yang juga dikenal sebagai glans. Kepala penis terdiri atas tiga ruang. Dua di antaranya disebut sebagai corpora cavemosa. Letaknya di bagian atas kepala penis. Ruang yang satu lagi disebut corpus spngiosum. Rupanya melebar dan membentuk kepala penis. Letaknya berada di bawah corpora cavemosa.

Sama seperti bagian tubuh lainnya, penis juga rentan terhadap tumor. Beberapa tumor yang dapat tumbuh pada penis bersifat jinak. Tetapi, ada juga tumor yang dapat berkembang menjadi kanker. Tumor pada penis dapat tumbuh di bagian mana saja. Namun, tumor yang jinak biasanya tumbuh pada bagian kepala penis atau di kulup penis.

Tumor yang jinak dapat berbentuk condylomas (kutil kelamin) atau bowenoid papulosis. Kedua jenis tumor ini dapat terkena infeksi Human papillomavirus (HPV).

Jika tumor bersifat ganas, maka jenisnya dapat diklasifikasikan sebagai karsinoma sel basal, melanoma, karsinoma sel skuamosa, adenokarsinoma, atau sarcoma. Sebanyak 95% dari kanker penis adalah karsinoma sel skuamosa. Karsinoma sel skuamosa terdiri atas dua tipe, yakni karsinoma verrucous dan karsinoma in situ (CIS).

Kanker penis merupakan suatu keganasan yang tumbuh pada jaringan dan atau area eksternal dari penis. Meski jarang terjadi, penyakit ini adalah jenis kanker yang cukup agresif dan mudah menyebar.

Kanker penis jarang terjadi di negara Barat, tapi lebih umum ditemukan di Asia, Amerika Selatan, dan Afrika. Meski begitu, The American Cancer Society memperkirakan ada sekitar 1.530 kasus kanker penis baru setiap tahunnya dan sekitar 280 orang pria meninggal karenanya pada thaun 2006. Di Amerika Serikat sendiri, kasus kanker penis telah ditemukan terjadi pada 1 di antara 100.000 orang pria.

Penyebab pasti penyakit kanker penis masih belum bisa dipastikan. Namun, pria lanjut usia memiliki risiko yang lebih tinggi untuk menderita kanker penis. Seperti jenis kanker lainnya, kanker penis dideteksi dengan adanya sel tubuh yang tumbuh secara abnormal. (SBA)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here