Bagaimana Cara Berhenti dari Jeratan Sabu?

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Sabu tergolong sebagai narkoba jenis adiktif. Kelasnya setara dengan heroin dan morfin. Artinya, sabu kerap membuat penggunanya terus-menerus merasa ingin memakainya. Jadi, tidak mudah memang untuk lepas dari kecanduannya. Meski begitu, sejumlah cara di bawah ini patut dicoba.

  • Tekad kuat

Segala sesuatu yang diawali dengan niat dan tekad kuat berpotensi lebih besar untuk berhasil. Penting untuk tetap membuat tujuan dan memiliki niat agar tekad berhenti dari narkoba dapat menjadi nyata.

  • Membuat daftar efek narkoba

Bila ada niat untuk berhenti, tentu ada sebabnya. Maka, mulai membuat daftar tentang apa saja yang kiranya dirasakan secara fisik dan emosional selama kecanduan narkoba patut dilakukan. Daftar tersebut bisa mendorong pecandu untuk membuat perubahan perilaku. Bukan tak mungkin motivasinya makin menggebu-gebu untuk meninggalkan sabu.

  • Mencari bantuan

Meski merasa kuat dan mampu, janganlah merasa seperti Superman. Para pecandu narkoba kebanyakan tentu tak akan bisa berjalan sendiri untuk berhenti dari kecanduan narkoba. Mencari bantuan adalah pilihan bijak. Bantuan ini bisa dari dokter, terapis maupun tenaga kesehatan lainnya. Yang utama, tentu saja keluarga terdekat. Bantuan juga bisa datang dari lingkungan tempat tinggal. Teman atau tetangga yang peduli akan membantu pecandu meninggalkan kebiasaannya.

  • Menyibukkan diri

Orang-orang yang sudah pernah kecanduan narkoba lalu berhasil berhenti tidak lantas menutup kemungkinan untuk kembali ke narkoba lagi. Jadi, sebisa mungkin sibukkan diri dengan melakukan berbagai kegiatan positif, seperti mengembangkan hobi baru atau berolah raga. Mulailah berlatih untuk mengalihkan perhatian kepada hal-hal baru.

  • Menjauhi tempat dan lingkungan buruk

Banyak kasus dan pengalaman para pecandu narkoba yang gagal untuk berhenti total dari ketergantungannya. Salah satu penyebabnya ialah masih bergaul dengan teman-teman pengguna narkoba atau bersosialisasi di lingkungan yang penuh dengan pemakai narkoba serta pecandu alkohol. Jika masih berhubungan dengan lingkungan seperti itu, godaan akan mudah datang untuk kembali lagi sebagai pemakai narkoba.

  • Segera kunjungi layanan kesehatan

Jika tekad kuat sudah membara, segera kunjungi layanan kesehatan. Seorang pecandu bisa memulainya dengan mendatangi Instalasi Penerima Wajib Lapor (IPWL) yang banyak tersedia di puskesmas maupun rumah sakit untuk pendampingan rehabilitasi narkoba. Di klinik rehabilitasi narkoba atau IPWL, pecandu akan dipandu dan didampingi dalam setiap proses rehabilitasi, termasuk penanganan saat sakau. Tahapan rehabilitasi narkoba, yaitu detoksifikasi (menghentikan pemakaian narkoba dan mencegah sakau), rehabilitasi nonmedis dan bina lanjut (melakukan kegiatan sesuai minat dan bakat). Setelah melewati tahapan terakhir, pecandu akan siap kembali lagi ke keluarga dan masyarakat dalam kondisi yang bersih. Proses ini tidak sebentar. Dalam banyak kasus, bisa berlangsung bertahun-tahun. (SBA)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here