Bagian Tubuh Pria yang Rentan Terkena Kista

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Selama ini, penyakit kista memang identik menyerang kaum hawa dibanding kaum pria. Tapi, kista ternyata tidak hanya menyerang wanita saja, melainkan juga bisa terjadi pada pria. Kista merupakan sebuah gumpalan yang berbentuk cairan yang menempel pada bagian tubuh tertentu yang jika dibiarkan gumpalan ini semakin lama akan semakin membesar.

Jika pada wanita kebanyakan kasus terjadi pada bagian perut, lain halnya dengan kasus kista pada pria. Pada pria, kista muncul tidak pada bagian indung telur, namun dapat muncul pada daerah kulit, usus, kista pada saluran kemih (ureteritis cystica), paru-paru bahkan otak.

Satu bagian tubuh lainnya adalah ginjal, ginjal sangat rentan terkena penyakit. Ada berbagai jenis penyakit yang menyerang organ ginjal, salah satunya penyakit kista. Kista ginjal merupakan penyakit pada ginjal, di mana terdapat jaringan berdinding tipis, bentuknya menyerupai kantong dan di dalamnya berisi cairan.

Kista ginjal biasanya tidak menimbulkan gejala. Dari kebanyakan kasus, penyakit ini diketahui dari hasil USG atau CT scan. Namun, apabila kista tumbuh cukup besar, maka gejala yang ditimbulkan seperti berikut:

  • Nyeri pada bahu, punggung dan pada perut bagian atas jika kista sudah membesar sehingga organ lainnya tertekan.
  • Demam dan menggigil.

Ada satu teori yang menyatakan bahwa penyakit kista ginjal timbul ketika lapisan permukaan ginjal melemah dan akhirnya membentuk kantong. Kemudian, kantong tersebut diisi oleh cairan dan berkembang menjadi kista.

Area sekitar testis seperti skrotum juga dapat terkena kista. Sebuah kista sekitar skrotum dapat terjadi pada semua usia. Tapi paling sering pada lelaki berusia lebih dari 40 tahun. Karena ukuran mereka kecil, seringkali dokter tidak memerhatikan perubahan ukurannya. Kista yang lebih besar dapat menyakitkan dan mengganggu bisa diangkat dengan operasi.

Meski kista bisa hilang dengan sendirinya. Seorang pria dapat merasakan kista sekitar skrotum testis jika meraba daerah tersebut. Rasanya seperti benjolan terhubung ke testis dengan beberapa jenis pembuluh. Ini terasa seperti vena tegang saat disentuh. Kista ini dipenuhi dengan cairan atau dapat tumbuh secara individual atau tumbuh bersama.

Jika kista belum terlalu besar dan termasuk kategori kista non-neoplastic, maka akan hilang dengan sendirinya. Akan tetapi jika telah pecah, maka harus dilakukan operasi atau pengobatan lainnya. Penderita juga akan mengalami rasa nyeri dan juga perih pada daerah di mana kista tersebut tumbuh dan ketika kista pecah.

Namun para pria dapat sedikit bernapas lega karena risiko terkena penyakit kista bagi pria lebih kecil jika dibandingkan dengan wanita. Jadi pada intinya, pria bisa terkena kista meskipun kemungkinannya kecil. (SBA)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here