Bahan Alami untuk Penderita Fisura Ani

www.sehatfresh.com

Sehatfresh.com – Masalah kesehatan pada daerah vital memang bisa sangat menggangu kehidupan seseorang, selain itu masalah kesehatan pada daerah ini bisa menyebabkan efek yang serius bagi penderitanya.

Terdapat berbagai jenis dan bentuk penyakit yang bisa menyerang alat vital Anda termasuk alat pencernaan, salah satunya yaitu fisura ani. Seperti apakah penyakit ini dan bagaimana penangananya? pada kesempatan ini kita akan membahas lebih lanjut mengenai hal tersebut.

Fisura ani adalah suatu luka lecet kecil pada jaringan lembab tipis diselaput lendir atau mukosa yang melapisi anus dekat perbatasan dengan kulit. Umumnya, luka ini terletak dibagian belakang terkadang di bagian depan. Luka lecet kecil tersebut yang menimbulkan rasa nyeri saat buang air besar. Biasanya fisura ani terjadi akibat ketegangan saat buang air yang besar atau keras. Walaupun menyebabkan rasa nyeri dan ketidaknyamanan, fisura ani umumnya tidak menyebabkan masalah serius. Kondisi ini dapat terjadi pada berbagai usia, bahkan pada orang sehat. Keadaan ini cukup umum dan menjadi sekitar 15% kasus yang ditangani dokter spesialis usus dan saluran pembuangan (kolorektal).

Ada dua jenis fisura ani, yaitu:

  • Fisura ani akut. Baru terjadi pertama kali atau belum lama berselang; selaput lendir didaerah luka belum menebal, belum terjadi fibrosis. Biasanya akan sembuh dalam beberapa hari dengan obat.
  • Fisura ani kronis/menahun. Keluhan terjadi berulang dan dalam jangka waktu yang cukup panjang. Umumnya tepi luka menebal (fibrosis) dan dibawah dan diatas luka terdapat benjolan kecil kenyal yang disebut skintag pada benjolan bawah dan hypertroph papilla pada benjolan atas. Benjolan-benjolan ini sering disalah tafsirkan sebagai haemorrhoid atau wasir.

Penyebab utama fisura ani adalah otot polos yang melingkari dubur yang berfungsi sebagai penutup supaya kotoran apakah itu bersifat padat, cair atau gas tidak keluar. Otot ini tidak dapat kita pengaruhi menurut kehendak kita, tetapi dalam keadaan stres atau terlalu lama duduk, dapat bertambah tegang dan jika susah buang air besar sehingga kotoran keras maupun diarrhoe/mencret-mencret maka akan terjadi luka diselaput lendir. Karena selaput lendir dekat perbatasan kulit penuh dengan syaraf perasa, luka sekecil apapun akan menyebabkan rasa sakit. Hal ini akan menyebabkan otot polos lebih tegang dan Anda lebih takut untuk buang air besar sehingga sering menahan untuk BAB. Jika akhirnya terpaksa harus BAB, karena kotoran keras luka akan bertambah luas dan rasa sakit akan bertambah berat. Penyakit ini lebih banyak kita temukan pada wanita daripada pria, karena wanita cenderung lebih sering mengalami obstipasi atau sembelit.

Untuk mencegah dan mengatasi penyakit ini, Anda bisa menggunakan beberapa bahan alami untuk membantu penyembuhan fisura ani, terdapat beberapa bahan alami yang bisa dengan mudah Anda dapatkan anatara lain:

  • Pare. Anda mungkin sudah tidak asing dengan tanaman satu ini, tanaman yang dikenal memiliki rasa pahit ini ternaya dapat membantu mengobati benjolan fisura ani. Pare mengadung bahan kimia antara lain albiminoid, karbohidrat, dan zat warna, daunnya mengandung momordisina, momordina, karantina, resin, dan minyak lemak, sementara akarnya mengandung asam momordial dan asam oleanolat. Bijinya mengandung saponin, alkaloid, triterprenoid, dan asam momordial.
  • Madu. Sudah sejak lama madu dikenal mampu mengobati luka karena beberapa infeksi bakteri. Ditemukan bahwa madu berkhasiat baik untuk penyakit borok busuk dan luka berlubang, termasuk luka disekitar anus fisura ani.
  • Sirsak. Menurut FIM Labs di Havana, Kuba,sirsak mengandung asam askorbat, kalsium , fosfor , besi, lisin, metionin, niasin, riboflavin, thiamin, triptofan, dan Vitamin A. Kalsium pada daun sirsak dapat membantu pembekuan darah, tanpa kalsium darah tidak bisa membeku bila terjadi luka, sirsak juga mampu mengurangi infeksi dan pembengkakan serta mempercepat proses pengeringan luka, termasuk luka disekitar anus.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY