Bahan Alami untuk Pengidap Beri-beri

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Beri-beri adalah penyakit yang menyerang sistem saraf atau kardiovaskular, yang mengakibatkan gaya berjalan penderita seperti biri-biri. Cara mengobati penyakit beri-beri dapat menggunakan bahan alami yang tidak menimbulkan efek samping. Pastinya, penyakit ini sangat berbahaya dan dapat menyebabkan kematian, jika tidak ditangani dengan cepat dan tepat.

Factor penyebab penyakit Beri-beri, yaitu kekurangan vitamin B1. Penyakit ini menyerang syaraf dikarenakan oleh kekurangan zat makanan pada bagian yang dinamakan ancurian atau thiamin. Kekurangan vitamin B1 mengakibatkan terganggunya pertukaran hidrat arang. Penderita beri-beri merasa pegal-pegal pada tumit, nafsu makan menurun, kaki dan tangan lemas dan kesemutan, urat betis sakit, susah berjalan, tungkai mudah capek jika sedang berdiri atau berjalan agak lama. Gejala lainnya kaki bengkak, jika ditekan dengan ujung jempol akan sulit kembali rata, terdapat lekukan. Cara pengobatan gejala beri-beri secara alami dapat menggunakan bahan alami berikut ini:

  1. Minyak kesambi. Tumbuk secangkir beras merah, campur dengan 6 sdm minyak kesambi kemudian diremas-remas. Balurkan pada area tubuh yang bengkak untuk meredakan rasa sakit. Lakukan cara ini dengan rutin setiap malam hari.
  2. Bunga matahari. Ambil 15 gram akar bunga matahari dan 25 gram kulit tanaman labu. Setelah bahan dicuci,rebus bersama 500 ml air sampai airnya menyusut setengahnya. Minum ramuan alami ini dengan rutin, untuk mengatasi sakit beri-beri.
  3. Daun sirih dan lempuyang. Ambil 10 lembar daun sirih, 6 buah cabe hitam, 3 jari lempuyang, dan secangkir beras merah. Cuci dan tumbuk semua bahan, tambahkan sedikit air kemudian lumatkan dengan meremasnya. Balurkan pada bagian tubuh secara merata sambil pijat dengan lembut. Lakukan perawatan ini setiap malam, untuk meredakan gejala beri-beri.
  4. Daun singkong. Cuci 8 helai daun singkong, kemudian dikukus selama beberapa saat. Anda dapat menyantapnya sebagai lalapan.
  5. Daun baduyut. Nama ilmiah untuk daun baduyut adalah Trichosanthes villosa. Ambil daunnya sebanyak 5 gram, kemudian tumbuk dan campur dengan 4 gram kapur sirih. Balurkan ramuan ini pada bagian tubuh yang bermasalah, selama seharian.
  6. Ketumbar dan pangi. Untuk mengobati bengkak akibat beri-beri, buatlah ramuan tradisional. Siapkan 7 biji ketumbar, 25 gram kunyit, 5 gram kulit tanaman pangi, dan selembar daun pangi tua. Semua bahan ditumbuk, terapkan pada bagian tubuh yang bengkak sebagai obat oles.
  7. Pulai dan kamboja. Sediakan kulit tanaman kamboja seukuran 2 jari, 1 jari kulit pohon kacang kayu laut, 2 siung bawang merah, 1 jari kulit batang pulai, sepotong gula aren, 1 jari pulosari, dan 1 sdt adas. Rebus semua bahan dengan 5 gelas air bersih hingga tersisa 2,5 gelas saja. Saring dan minum airnya setelah dingin 3 kali sehari, masing-masing ½ gelas.
  8. Akar pohon jail. Keringkan segenggam akar jali, setelah dicuci sebelumnya. Rebus 15 gram akar kering ini ke dalam 4 gelas hingga airnya menyusut 2 gelas. Minum airnya setelah agak dingin. Lakukan pengobatan tradisional ini pada pagi dan sore hari, masing-masing sebanyak 1 gelas.
  9. Rimpang som jawa. Tanaman ini memiliki nama ilmiah Talinum triangulare. Rebus 4 gram umbi som jawa bersama segelas air bersih. Biarkan mendidih selama beberapa saat, minum setelah airnya menjadi dingin. Buatlah ramuan alami ini setiap hari, untuk mengatasi gejala beri-beri.
  10. Buah nanas dan mengkudu. Buatlah jus buah dengan menghaluskan dua buah mengkudu dan 300 gram nanas ke dalam blender. Minum airnya saja, aplikasikan ampasnya pada bagian tubuh yang mengalami peradangan karena beri-beri.

Demikian 10 cara alami untuk mengobati beri-beri secara tradisional. Jika anda menderita penyakit ini, sebaiknya konsultasi dengan dokter spesialis. Untuk mencegah penyakit beri-beri, cukupi kebutuhan vitamin B1 setiap hari.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY