Bahas Tuntas Disfungsi Ereksi

Berdasarkan beberapa pertanyaan minggu ini dalam rubrik seksologi maka dipilih Disfungsi Ereksi sebagai pembahasan dalam edisi kali ini.

Apakah disfungsi ereksi itu? Disfungsi ereksi merupakan penyakit yang terjadi ketika seorang pria tidak mampu mempertahankan ereksi yang cukup kuat untuk melakukan hubungan seksual atau yang biasa dikenal dengan impotensi. Jika seseorang mengalami disfungsi ereksi, maka dapat menyebabkan stres, gangguan hubungan dengan pasangan atau mempengaruhi rasa percaya diri.

Kebanyakan orang akan canggung ketika berkonsultasi dengan dokter mengenai masalah disfungsi ereksi . Buang rasa canggung Anda dan diskusikan dengan dokter untuk penanganan lebih lanjut. Masalah disfungi ereksi bisa menjadi pertanda adanya gangguan kesehatan serius, seperti penyakit jantung atau diabetes yang tidak terkontrol. Mengobati penyakit yang mendasarinya dapat membantu Anda menangani masalah disfungsi ereksi .

Jika mengobati penyakit yang mendasarinya tidak bisa mengatasi disfungsi ereksi, mungkin Anda memerlukan obat-obatan untuk mengatasinya.

Obat-obatan untuk disfungsi ereksi umumnya bekerja dengan meningkatkan aliran darah ke penis. Tapi obat- obatan tersebut dapat menyebabkan efek samping, seperti hidung tersumbat, sakit kepala, sakit perut, perubahan pada penglihatannya, kemerahan pada wajah dan pusing.

Disfungsi Ereksi dapat pula menggunakan pengobatan non farmakologi  misalnya pompa vakum penis, implan penis, dan operasi pembuluh darah. Pompa penis digunakan tepat sebelum melakukan hubungan seksual untuk menarik darah ke pembuluh darah penis. Namun, metode ini dapat menyebabkan memar pada penis.  Operasi pembuluh darah dianjurkan hanya bila terjadi pembuluh darah yang bocor sehingga menyebabkan Disfungsi Ereksi.

Terapi alternatif lain untuk membantu Disfungsi Ereksi bisa berupa ramuan herbal seperti pasak bumi, purwaceng, dan ramuan ashwagandha yang disebut ginseng india, namun penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengetahui khasiatnya dengan pasti.

Yang harus dilakukan untuk disfungsi ereksi  adalah perubahan gaya hidup, seperti: berolahraga, menurunkan berat badan, berhenti merokok, hindari alkohol dan narkotika.

Sebaiknya jika  Anda mengalami disfungsi ereksi, segera memeriksakan diri ke dokter terdekat. Jika ada dokter spesialis andrologi atau dokter ahli seksologi Anda dapat berkonsultasi dengannya.

Demikian jawaban tentang disfungsi ereksi silahkan kirimkan pertanyaan kembali terkait masalah seksologi melalui rubrik yang telah kami sediakan, setiap pertanyaan akan kami kumpulkan dan kami jawab disetiap minggunya.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY