Bahaya Bakteri Salmonella

SehatFresh.com – Salmonella adalah bakteri umum yang menyebabkan infeksi pada manusia, biasanya melalui paparan makanan yang diolah kurang tepat, seperti ayam atau telur yang belum matang, air yang terkontaminasi, dan kontak dengan hewan seperti reptil dan amfibi. Anak-anak atau orang dengan imunitas yang lemah lebih rentan terkena infeksi bakteri ini. Bakteri salmonella mengalami masa inkubasi selama satu sampai tiga hari sebelum menyebabkan gejala.

Sistem yang paling umum terpengaruh oleh infeksi salmonella adalah saluran pencernaan. Kondisi ini disebut dengan salmonella gastroenteritis. Pasien biasanya mengalami diare berdarah, kram perut dan demam. Diare bisa mengarah pada dehidrasi. Kasus yang parah dapat menyebabkan anemia, meskipun hal ini jarang terjadi. Demam mungkin sulit turun meski telah diobati dengan acetaminophen atau ibuprofen. Gejala kram perut juga bisa jadi sangat menyakitkan.

Salmonella juga bisa menyebar dalam aliran darah. Kondisi ini disebut salmonella bacteremia. Begitu ini terjadi, salmonella dapat memengaruhi beberapa sistem organ dalam tubuh, atau yang lebih dikenal dengan tifoid atau demam enterik. Gejala-gejala umumnya muncul secara bertahap. Gejala umumnya meliputi demam, sakit kepala, penurunan nafsu makan dan perubahan status mental, seperti lesu atau penurunan kesadaran. Pasien dengan demam tifoid mungkin merasakan nyeri perut yang parah, disertai pembesaran hati dan limpa. Demam biasanya memburuk dan menjadi lebih persisten. Tifoid juga bisa menyebabkan timbulnya bintik-bintik kemerahan pada kulit penderitanya.

Ketika telah menyebar dalam darah, salmonella dapat menyebabkan beberapa infeksi. Pada pasien dengan penyakit sel sabit, salmonella dapat menyebabkan osteomielitis, yaitu infeksi tulang yang ditandai dengan demam dan rasa nyeri ketika bergerak. Osteomielitis umumnya memengaruhi tulang panjang ekstremitas. Namun pada pasien sel sabit, salmonella dapat menyebabkan infeksi pada tulang manapun, termasuk vertebra dan pelvis.

Bagaimana cara mencegahnya?
Setiap makanan mentah yang berasal dari hewan, seperti daging sapi, unggas, produk susu, telur, dan makanan laut serta beberapa buah-buahan dan sayuran dapat membawa bakteri salmonella. Maka dari itu, Anda harus menghindari konsumsi daging, unggas dan telur setengah matang serta produk-produk susu yang tidak dipasteurisasi.

Kontaminasi salmonella dapat dicegah dengan mencuci tangan dan menjaga kebersihan makanan yang akan dikonsumsi. Sebelum memegang makanan, pastikan Anda mencuci tangan hingga bersih. Cuci buah dan sayuran di air yang mengalir bukan di baskom atau wastafel. Gunakan dua talenan yang berbeda untuk sayuran dan buah atau bahan makanan mentah lainnya. Jangan biarkan buah dan sayuran bersentuhan dengan makanan mentah. Masaklah daging, unggas, makanan laut atau telur dengan tepat hingga matang. Setelah selesai memasak, bersihkan peralatan dan piring dengan air hangat dan sabun cuci piring antibakteri. Talenan atau peralatan masak lainnya harus benar-benar bersih sebelum dan setelah digunakan.

Sumber gambar : www.foodsafety.gov

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY