Bahaya dan Manfaat Mengkonsumsi Jeroan

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Tidak dipungkiri jika jeroan masih menjadi makanan favorit bagi sebagian orang. Meskipun dianggap memiliki efek samping yang tidak baik bagi tubuh, nyatanya aneka olahan jeroan masih juga diminati. Berikut ini akan dipaparkan beberapa jenis jeroan, termasuk manfaat dan bahaya mengkonsumsinya.

Jeroan Ati Ayam

Satu porsi ati ayam (sekitar 1 ons) setidaknya memiliki kandungan 1 gram lemak, 15 mg sodium, 7 gram protein, serta vitamin B-12, B-9, dan Vitamin A. Tentu saja vitamin A sangat baik bagi kesehatan mata, kulit, pencernaan, dan kekebalan tubuh.

Namun dalam ukuran yang sama, ati ayam juga memiliki kandungan sekitar 180 mg kolesterol. Terlalu banyak mengkonsumsi ati ayam sangat tidak baik bagi seseorang yang berada pada usia lanjut, apalagi yang telah memiliki riwayat penyakit kolesterol.

Jeroan Ampela Ayam

Satu porsi ampela ayam (sekitar 3,5 ons) memiliki kandungan 2,68 gram lemak, 78 mg sodium, 107 kcal, serta 1 gram lemak jenuh. Seseorang jika mencari alternatif makanan yang tinggi protein tapi tetap rendah lemak, maka ampela ayam bisa menjadi solusi. Ampela ayam yang memiliki kandungan protein, sangat dibutuhkan untuk menguatkan otot dan jaringan.

Hanya saja ampela sama dengan ati ayam yang memiliki kandungan kolesterol tinggi. Itu artinya bagi seseorang yang sudah memasuki usia lanjut, tidak dianjurkan untuk sering-sering mengkonsumsi ampela ayam.

Jeroan Usus Sapi

Satu porsi usus sapi (sekitar 100g) memiliki kandungan sekitar 1,6 mg zinc, 96 kalori, 13.64 g protein, 4 g lemak total, 72 g fosfor, dan vitamin B-12. Kandungan-kandungan tersebut bisa membantu kebutuhan nutrisi seseorang setiap hari, khususnya bagi remaja yang sedang masa pertumbuhan.

Hanya saja dalam satu porsi usus sapi yang sama, juga memiliki kandungan sekitar 138 mg kolesterol. Alhasil usus sapi memiliki dampak negatif yang hampir sama dengan ati dan ampela ayam, yakni bisa merangsang penyakit kolesterol.

Jeroan Hati sapi

Satu porsi hati sapi (sekitar 3 ons) memiliki kandungan vitamin B-12, vitamin A, dan protein. Hati sapi sehat juga sangat bermanfaat bagi anak atau remaja yang sedang dalam menjalani proses pertumbuhan.

Namun perlu diperhatikan beberapa sisi negatif dari hati sapi, diantaranya adalah sisa-sisa pestisida. Selain itu rutin mengkonsumsi hati sapi 100 gram lebih setiap hari, rupanya bisa mengakibatkan penumpukan tembaga dan vitamin A. Ditambah lagi kandungan kolesterol yang tinggi juga bisa berdampak buruk bagi kesehatan.

Otak sapi

Satu porsi otak sapi (sekitar 4 ons) memiliki kandungan protein, omega-3, selenium, tembaga, vitamin B-5, dan vitamin B-12. Hanya saja otak sapi memiliki sisi negatif yakni kolesterol yang tinggi. Itu artinya otak sapi juga perlu dihindari bagi seseorang yang berada di usia lanjut, khususnya yang memiliki riwayat penyakit kolesterol. (APY)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here