Bahaya dan Tips Mengurangi Resiko Anal Seks

SehatFresh.com – Anal seks merupakan kegiatan seks yang tidak wajar/menyimpang, umumnya anal seks dilakukan oleh pria dengan pria. Aktivitas ini dilakukan dengan memasukkan penis kedalam anus. Namun, tidak menutup kemungkinan anal seks juga dilakukan oleh pasangan normal pria dengan wanita. Anal seks sangat berbahaya bagi kesehatan, dikarenakan seks ini dapat menghasilkan 5-10 bakteri.

Kegiatan Anal seks juga dapat dikurangi, seperti melakukan hubungan yang sewajarnya. Melakukan hubungan seks yang wajar, maka Anda akan terhindar dari berbagai bakteri dan penyakit. Untuk Bahaya yang timbul jika melakukan anal seks yaitu :

  • Anus Mudah Luka

Berbeda halnya dengan vagina, anus tentu saja tidak memiliki sistem pelumasan. Bagian dinding anus juga mempunyai lapisan yang lebih tipis. Maka ketika terjadi penetrasi, mudah sekali terjadi perlukaan. Efek yang serius dari perlukaan dinding dubur tersebut ialah mudahnya penyebaran penyakit menular seksual atau PMS. Virus HIV juga terbukti 30 kali lebih mudah menular dengan seks anal. Selain virus HIV, bisa juga terjadi penyebaran virus kutil kelamin, penyebaran virus hepatitis, virus herpes, dan lain-lain.

  • Kerusakan Otot Anus

Muara anus dikelilingi oleh lapisan otot melingkar yang sering disebut dengan  otot sfingter anal. Otot ini fungsinya untuk menjaga muara anus agar tetap tertutup dan baru akan terbuka

pada saat buang air besar. Hubungan seks melalui anus bisa menyebabkan kerusakan pada bagian otot sfingter anal tersebut, sehingga kemampuan buka tutup anus dapat terganggu. Hal ini nantinya akan berakibat buruk untuk proses buang air besar.

  • Infeksi Oleh Bakteri Penghuni Anus

Secara normal, anus manusia dihuni oleh berbagai bakteri yang dapat membantu tubuh untuk proses penghancuran sisa makanan. Pada hubungan seksual dengan seks anal, bakteri ini akan menimbulkan infeksi, baik itu pada anus sendiri ataupun pada alat kelamin pasangannya. Bakteri juga bisa menyebar ke bagian vagina atau mulut apabila penetrasi vagina ataupun oral dilakukan setelah terjadinya penetrasi anal. Penyebaran ke dalam vagina misalnya, dapat menyebabkan suatu infeksi vagina dan juga saluran kencing.

  • Pendarahan

Pada hubungan seks secara anal dapat terjadi cedera yang akibatnya dapat menimbulkan perdarahan. Cedera itu mungkin saja terjadi akibat robeknya bagian dinding anus ataupun rektum, atau bisa juga karena robeknya wasir (ambeien).

Jangan sekali-kali Anda bersama pasangan mencoba melakukan hubungan anal seks, karena ini akan merugikan Anda kini dan nanti. Untuk mengurangi resiko dari anal seks, sebaiknya Anda berkonsultasi kepada pasangan Anda, karena seks anal dilakukan oleh kebanyakan pria yang merasa kurang dan ingin mencoba hal- hal baru dalam melakukan hubungan seks.

Tips agar terhindar dari melakukan anal seks yaitu jika pasangan Anda menginginkan hubungan ini, seharusnya dengan sigap Anda menolaknya dengan memberitahu pasangan akan bahaya dari anal seks. Jika sudah berlarut melakuan kegiatan seks menyimpang ini, mulailah untuk berhenti dari sekarang dan jangan mengulanginya lagi.

Sumber gambar : id.wikihow.com

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY