Bahaya Hamil di Usia 30-40 tahun

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Pola hidup sehat dan akses terhadap layanan kesehatan yang sudah lebih baik, meski belum ideal, memungkinkan Anda untuk hamil pada usia yang lebih tua. Namun, ada sejumlah hal yang perlu Anda waspadai jika memutuskan demikian. Anda yang termasuk dalam kelompok tersebut perlu mengetahui cukup banyak risiko seputar kehamilan di usia tersebut. Sejumlah ilustrasi kasus berikut ini dapat menjadi awal pembicaraan seputar kehamilan usia tua tersebut terkait dengan pandangan mengenai kehamilan di usia tua.

Dalam sebuah penelitian kualitatif, seorang pasien menceritakan bahwa ibunya mengandung dirinya pada usia 36 tahun, sedangkan teman ibunya bahkan hamil pada usia 41 tahun. Ia mengakui hal tersebut tidak wajar, tetapi justru hal tersebut menyebabkan pasien tersebut berpikir bahwa kehamilan usia tua tidak berisiko seiring dengan keluarganya tidak memiliki komplikasi apapun pada kehamilannya. Lain halnya dengan pasien lain, 36 tahun, memiliki bayi dengan berbagai macam masalah dikandungannya, hingga akhirnya anak tersebut digugurkan walaupun jantungnya masih berdetak dengan baik.

Kehamilan yang terjadi saat wanita berusia 40 ke atas lebih berisiko dibandingkan dengan wanita yang hamil dengan usia 35 tahun ke bawah. Sebenarnya usia kritis wanita untuk hamil dan melahirkan antara usia 35 sampai dengan 40 tahun. Jika lebih dari 40 tahun wanita memiliki masa yang lebih kritis. Berikut ini adalah risiko dan bahaya yang akan dihadapi oleh wanita saat dia mengandung di usia 40 tahun ke atas :

  • Terkena Tekana Darah Tinggi

Sama akibatnya hamil di atas umur 35 tahun, Tekanan darah tinggi akan banyak dialami oleh wanita yang berusia senja dibandingkan dengan wanita yang berusia muda. Hal itu disebabkan oleh pola makan wanita yang sudah berusia senja cenderung tidak terkontrol dibandingkan dengan wanita yang berusia muda. Tekanan darah tinggi menyebabkan penyempitan pembuluh darah di dalam tubuh ibu yang hamil di usia 40 tahun ke atas.

  • Pre Eklamsia

Salah satu risiko hamil di usia 40 tahun ke atas adalah menyebabkan ibu hamil akan terkena pre eklamsia. Pre eklamskia bisa disebabkan dan ditandai oleh tekanan darah yang terlalu tinggi di dalam tubuh. Akibatnya adalah muka, tangan dan kaki akan mengalami pembengkakan. Pada kasus pre eklamsia yang parah, pembengkakan bisa terjadi di seluruh anggota badan.

  • Sel Telur Tidak Berkualitas

Salah satu dampak yang akan ibu hamil alami dengan usia 40 tahun ke atas bisa menyebabkan sel telur menjadi tidak berkualitas. Sehingga setelah ibu hamil di usia 40 tahun ke atas melahirkan, ibu tersebut akan sulit untuk hamil kembali. Penyebab sel telur menjadi tidak berkualitas adalah saat usia wanita menginjak 30 tahun ke atas, ovulasi pada wanita tersebut jarang terjadi sehingga sel telur pun menjadi tidak berkualitas.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY