Bahaya Infeksi Vagina atau Vulvodynia

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Apakah Anda pernah merasakan nyeri di bagian Mrs. V atau di daerah masuk Ms.V, sebaiknya Anda jangan mengabikan rasa nyeri di bagain alat vital Anda khsusunya bagian Ms.V. Karena banyak sekali gangguan atau masalah kesehatan yang bisa terjadi pada daerah tersebut, salah satu gangguan tersebut adalah vulvodynia.

Masih banyak yang tidak mengetahui mengenai penyakit vulvodynia. Penyakit ini merupakan sindrom nyeri kronis yang terjadi pada daerah sekitar masuk vagina (vulva). Penyebab dari penyakit kelamin ini memang belum diketahui dengan pasti, namun diduga kuat penyakit vulvodynia ini terjadi karena adanya infeksi vagina atau penyakit kulit (herpes genitalis).

Vulvodynia sering kali menyebabkan rasa nyeri kroni yang dapat berlangsung secara konstan atau intermiten. Bahkan rasa sakit juga dapat dirasakan saat vulva disentuh. Kondsisi sakit yang masih dalam tahap biasa ini biasanya berlangsung selama lebih dari 3 bulan dan mungkin hanya salah satu tempat atau seluruh area vulva mungkin akanterasa sakit. Sering kali rasa nyeri yang timbul dibaikan oleh kaum wanita sedangkan nyeri vulvodynia ini dapat terjadi baik selama atau setelah aktivitas seksual, bahkan setiap kali ada tekanan ekstra ke daerah vulva, rasa sakit akan semakin meningkat dan pada akhirnya keharmonisan rumah tangga Anda akan terganggu pula.

Rasa sakit seperti terbakar atau iritasi yang terkait dengan vulvodynia mungkin membuat anda sangat tidak nyaman untuk duduk dalam waktu yang lama atau menghalangi anda untuk berhubungan seks. Kondisi ini dapat berlangsung selama berbulan-bulan atau bertahun-tahun. Jika anda memiliki vulvodynia, jangan biarkan ketidakhadiran tanda-tanda yang jelas atau perasaan (untuk membahas gejala vulvodynia) membuat anda menghindar dari mencari bantuan.

Vulvodynia bukanlah penyakit menular seksual dan tidak menular secara seksual dan bukan merupakan tanda kanker. Bahaya yang bisa terjadi dan menimbulkan komplikasi dari penyakit ini dikarenakan timbulnya rasa sakit, membuat frustrasi dan dapat menghambat aktivitas seksual, maka vulvodynia dapat menyebabkan masalah emosional. Misalnya, takut berhubungan seks dapat menyebabkan kejang pada otot di sekitar vagina (vaginismus). Komplikasi lain mungkin berupa:

  • Kecemasan. Hal ini pasti terjadi karena rasa sakit dan masalah yang timbul akan membuat penderita merasa takut dan cemas akan kondisi Ms.V
  • Depresi. Rasa sakit yang berkelanjutan dan semakin parah akan membuat penderita merasa deprsi serta stress. Terlebih wanita yang mudah sekali terkena stress jika ada sesuatu yang menganggu
  • Gangguan tidur. Hal ini jelas dapat menganggu kualitas tidur penderita karena rasa sakit yang bisa muncul kapan saja
  • Disfungsi seksual. Rasa sakit yang muncul saat berhubungan seksual dan setealh berhubungan akan membuat pasangan menajdi ketakutan untuk melakukan hubungan seks sehingga kualitas dan hubungan intim menjadi berkurang
  • Masalah pada hubungan (dengan pasangan). Dengan berkurangnya kualitas seksual akan membuat pasangan menjadi merasa canggung dan jauh. Sehingga hubungan akan menajdi rengang.
  • Penurunan kualitas hidup. Dengan pola tidur dan hubungan bersama psangan yang terganggu akan menyebabkan kualitas hiudp penderita menurun dan menganggu aktifitas sehari-hari

Banyak wanita yangtidak segera memeriksakan kondisi yang dia alami jika terkena vulvodynia dan hal itu akan sangat berbahaya. Jika Anda merasa mengalami masalah dan merasa terjadi gangguan yang tidak nyaman pada daerah vulva, sebaiknya Anda segera menghubungi dokter ahli untuk memeriksakan kondisi Anda. Selain itu dengan menjaga kesehatan diri dan juga alat vital akan membantu Anda terhindar dari bahaya penyakit ini.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY