Bahaya Kelebihan Kalium pada Tubuh (Hiperkalemia)

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Hiperkalemia adalah suatu keadaan dimana jumlah kalium yang terdapat di dalam darah berada pada kadar yang lebih tinggi dari 5 mEq/L darah. Dengan kata lain, hiperkalemia merupakan kondisi kelebihan kalium pada tubuh.

Hiperkalemia dapat disebabkan oleh beberapa faktor seperti, efek samping penggunaan obat-obatan diuretik, obat antiinflamasi nonsteroid, obat penghambat reseptor angiotensin, dan obat penghambat enzim pengubah angiotensin. Bisa juga disebabkan oleh kerusakan jaringan tubuh akibat cedera parah (trauma), penyakit rhabdomyolysis, efek samping operasi, kerusakan sel-sel tumor ataupun sel-sel darah merah, dan luka bakar. Merembesnya kalium yang terdapat pada sel-sel ke dalam aliran darah juga bisa menyebabkan hiperkalemia, atau gangguan pada kinerja ginjal dalam membuang kalium, misalnya akibat penyakit gagal ginjal, adanya batu pada saluran kemih, penyakit glomerulonephritis, penyakit kelenjar adrenal, dan efek samping pencangkokan ginjal yang gagal.

Gejala hiperkalemia yang dialami tidak begitu jelas. Pada kasus lain, gejala yang paling sering terjadi adalah detak jantung yang lambat dan denyut nadi melemah. Kedua gejala ini disertai dengan kelelahan ekstrim, mual, sesak nafas, kelemahan pada otot yang sering membuat sulit untuk menggerakkan anggota tubuh.

Hiperkalemi adalah penyakit kelebihan kalium, kalium sendiri adalah salah satu dari sejumlah elektrolit penting yang dibutuhkan tubuh. Kalium adalah kation atau ion bermuatan positif yang utama dan paling penting bagi tubuh. Kalium beserta komponen elektrolit lainnya seperti kalsium, mangnesium dan natrium memiliki peran penting dalam mengatur potensial aksi atau aliran listrik di dalam tubuh sehingga berperan dalam kontraksi otot jantung, mengatur kontraksi otot rangka dan polos, mencegah terjadinya osteoporosis pada tulang, mengatur kesimbangan air dan garam pada tubuh, mengatur kestabilan pH darah, dan mencegah proses pembentukan batu ginjal.

Kalium merupakan komponen penting dari semua sel-sel tubuh. Hampir 2% dari total kalium dalam tubuh yang terdapat dalam darah. Luka yang serius, luka bakar parah, operasi, alkoholisme, penyalahgunaan obat, dan penghancuran sel-sel tumor adalah beberapa faktor yang dapat merusak sel dan jaringan hingga melepaskan kalium dalam jumlah tinggi ke dalam darah.

Seperti yang sudah dijelaskan diatas bahwa kalium adalah zat yang sangat diperlukan tubuh untuk kesehatan, namun, tingginya tingkat kalium juga dapat memberikan efek buruk, beberapa bahaya yang dapat terjadi akibat kelebihan kalium atau hiperkalemia antara lain adalah:

  • Jantung berhenti berdetak. Kalium merupakan elektrolit yang sangat vital bagi aktivitas arus listrik otot jantung, Maka peningkatan ion kalium ekstraseluler dapat mengurangi perangsangan miokardium dan menekan jaringan pacemaker jantung dan arus konduksi otot jantung. Konsentrasi kalium darah yang tinggi akan sangat mempengaruhi sistem konduksi listrik jantung, apabila konsentrasi tinggi ini terus berlanjut maka irama jantung akan menjadi tidak normal dan jantung menjadi berhenti berdenyut.
  • Kelumpuhan otot. Tingkat kalium dalam darah yang mendadak menjadi meningkat dapat menyebabkan kelumpuhan otot.
  • Dehidrasi. Kadar kalium yang tinggi dapat menyebabkan gangguan perut, mual, dan muntah yang dapat mengakibatkan dehidrasi. Dehidrasi adalah kondisi ketika tubuh kehilangan lebih banyak cairan daripada yang didapatkan, sehingga keseimbangan gula-garam tubuh terganggu dan tubuh tidak dapat menjalankan fungsi normalnya.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY